MTPJ 22-28 Juli 2012

0
1399

22 – 28
Juli
2012

Tema Bulanan: 
“EKONOMI YANG INJILI”

Tema Mingguan:  “Orang kaya: Jadilah berkat”

Bahan Alkitab: Yakobus 5 : 1 – 6

A. ALASAN PEMILIHAN TEMA

     Allah menciptakan manusia untuk diberkati melalui berbagai usaha (Kej.2:15). Dalam rangka berusaha mengejar sesuatu untuk mendapatkan kekayaan, terkadang manusia terjebak untuk tidak lagi melaksanakan kehendak Tuhan, manusia melupakan Tuhan (bnd.Yak. 4:13-17). Manusia mengandalkan kekuatan sendiri, dengan memakai berbagai cara, bahkan menghalalkan cara untuk mendapatkan kekayaan. Ketika mendapatkan kekayaan, kekayaan itu digunakan bukan untuk menolong, menghidupkan, memberkati orang lain, tapi hanya digunakan untuk berfoya-foya, pesta pora, menekan, menindas bahkan membunuh orang lemah.

     Untuk itulah tema minggu ini diangkat: Orang kaya: Jadilah berkat. Untuk menggugah warga gereja agar untuk mendapatkan berkat, mendapatkan kekayaan hendaklah dengan cara yang benar sesuai kehendak Tuhan dan ketika berkat diperoleh hendaklah dimanfaatkan dengan benar sebagaimana disaksikan dalam Yakobus 5:1-6. 

B. PEMBAHASAN TEMATIS

B.1. Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

     Membaca Yakobus 5:1-6 di dalamnya memberi peringatan kepada orang-orang kaya, bukan kekayaan yang ditentang tetapi cara mendapatkan kekayaan dan sikap orang kaya memanfaatkan kekayaan itu. Rupanya umat yang berada di perantauan yang menjadi alamat surat ini (Yak.1:1), mereka telah mendengar firman tapi tidak memberlakukan firman dalam hidup mereka (Yak.1:19-22), mereka adalah orang beriman tapi iman yang tidak dibuktikan dalam tindakan (Yak.2:14-17).

    Cara hidup seperti itulah yang mempengaruhi mereka dalam hal bekerja, berusaha untuk mendapatkan keuntungan, mendapatkan kekayaan. Untuk mengejar semua itu Tuhan ditempatkan sebagai yang utama dan yang pertama dalam memulaikan setiap usaha, tapi cara dan kekuatan manusialah yang mendominiasi, yang diprioritaskan, umat melupakan Tuhan (bnd. Yak.4:13-17) Cara itu di mata Tuhan bertentangan dengan firman.

     Dengan cara yang tidak benar untuk mendapatkan kekayaan itu berimplikasi pada pemanfaatan kekayaan itu, mereka menindas orang miskin dengan menahan upah para buruh yang bekerja di ladang mereka (ay.4), mereka hidup dalam kemewahan, hidup berfoya-foya, memutarbalikkan keadilan, menghukum bahkan membunuh orang benar yang lemah tak berdaya (ay.5,6). Perilaku hidup seperti ini berakibat adanya tangisan dan ratapan (ay.1), kekayaan yang dikumpul tidak akan berguna, sudah busuk, sudah berkarat dan malah akan menimpa diri mereka sendiri (ay.2,3).

B.2. Makna dan Implikasi Firman

     Allah tidak melarang orang untuk menjadi kaya, malah Tuhan Allah memberkati kekuatan kepada umat untuk memperoleh kekayaan (Ul.8:18). Itu berarti bahwa Allah mau supaya kita menjadi kaya dan untuk mendapatkan kekayaan itu bukan dengan kekuatan manusia, bukan dengan cara duniawi tapi dengan kekuatan dan cara Tuhan, dengan cara yang benar sesuai dengan kehendak Tuhan (Yak.4:15). Jangan menghalalkan cara: mencuri, merampok, korupsi, judi, menjual diri, dan lain-lain.

     Dan kekayaan yang diperoleh dari dan di dalam pertolongan Tuhan haruslah dihargai, disyukuri. Di bulan pengucapan syukur ini hindarilah bergaya hidup mewah dengan menghamburkan uang, berfoya-foya, pesta pora. Hendaklah kekayaan yang diperoleh digunakan untuk memberkati, menolong orang lain bukan menindas, menekan, mempersulit, mengancam bahkan membunuh orang benar yang tak berdaya (ay.4-6).

     Sebagaimana tema: “Orang kaya: jadilah berkat”, maka ajakan bagi orang-orang kaya jadilah berkat bagi orang miskin, bagi pelayanan gereja dan bagi banyak orang. Manakala salah mempergunakan kekayaan maka bukan kebahagiaan, damai sejahtera yang akan dialami melainkan ratap tangis, kesengsaraan akan menimpa (ay.1). Kekayaan menjadi tidak berguna, menjadi busuk, emas dan perak akan berkarat dan akan memakan daging sendiri (ay.2,3). Oleh sebab itu muliakanlah Tuhan dengan hartamu demikian dikatakan dalam nas pembimbing Amsal 3:9a.

 

 C. PERTANYAAN DISKUSI

  1. Menurut Yakobus 5:1-6 bagaimana orang kaya mempergunakan kekayaan dan apa konsekuensi yang dialami?
  2. Adakah cara hidup seperti itu di tempat pelayanan saudara? Bagaimana sikap gereja?
  3. Daftarkan dan evaluasi bentuk program gereja dalam rangka peningkatan ekonomi jemaat!

 

NAS PEMBIMBING: Amsal 3:9a

POKOK-POKOK DOA

  • Orang-orang yang berusaha untuk mendapatkan kekayaan agar berhasil dan tetap dengan cara yang benar sesuai kehendak Tuhan
  • Orang-orang yang diberkati dengan kekayaan agar tidak menyalahgunakan kekayaan tetapi menjadi berkat bagi banyak orang
  • Orang-orang yang tertekan, tertindas karena perlakuan tidak adil, agar dibela dan dimenangkan oleh Tuhan

 

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK IV

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:
Persiapan: NKB No.34
Ses. Doa Pembukaan: NNBT No.2
Ses. Pengakuan Dosa: NKB No.195:1,2
Ses. Pembacaan Alkitab: NNBT No.12
Ses. Khotbah: ‘Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil’
Persembahan: NKB No.196
Penutup: KJ No.450

ATRIBUT YANG DIGUNAKAN:
Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here