April 2016 Program Terpadu BIPRA Sinode GMIM dan Bidang APP Digulir

0
2121

GMIM.or.id – Sepanjang bulan April Kompelka BIPRA Sinode GMIM bersama Bidang Ajaran, Pembinaan, Penggembalaan akan menggelar program terpadu Pelatihan Jurnalistik bagi warga GMIM. Secara teknis, Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM melalui Pokja Litbang dan Infokom menggagendakan pelatihan tersebut di Rayon Tomohon, Rayon Bitung dan Rayon Minahasa Selatan.

Ketua Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM Pnt. Ir. Stefanus B.A.N. Liow mengatakan, Pelatihan Jurnalistik bertujuan menghasilkan warga GMIM untuk menjadi jurnalis. “Kita akan arahkan mereka (peserta), selama dua hari untuk magang di berbagai media yang ada di Sulawesi Utara, yang para pemimpin redaksi adalah warga GMIM, secara khusus anggota Pria/Kaum Bapa GMIM,” ujar SBANL, sapaan akrab pria enerjik ini. Ia menambahkan, sekalipun para jebolan pelatihan jurnalistik ini tidak secara profesional menekuni profesinya nanti, minimal mereka mampu membuat berita untuk dimuat di website milik GMIM.

Terkait dukungan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut dan Aliansi Jurnalis Independe (AJI) Manado, SBANL mengungkap, ini merupakan bentuk kerja bersama yang patut diberikan apresiasi. Baginya, sepanjang mengandalkan Tuhan dan kerja bersama, tentu hal tersebut akan memberikan dampak positif. “Mengapa saya katakan demikian? Sebab, dengan kerja bersama, semua pihak akan merasakan sukacita, kegembiraan bahkan kesusahan dan pergumulan bersama-sama,” terang Anggota DPD RI dan MPR RI utusan Sulawesi Utara ini.

Mengutip ucapan Ketua PWI Sulut Vocke Lontaan, SBANL mengungkap, Pelatihan Jurnalistik adalah salah satu metode yang sangat baik untuk menjaring talenta di bidang jurnalistik. Program Pelatihan Jurnalistik seperti ini bisa menjadi konduktor untuk masyarakat khusus warga GMIM menjadi jurnalis dan PWI Sulut mendukung sepenuhnya kegiatan ini. “Begitupun dengan AJI Manado yang diketuai Yoseph Ikanubun. Mereka akan all out menopang pelaksanaan kegiatan yang akan digelar di tiga tempat berbeda ini,” beber SBANL.

Ditambahkannya, Pokja Litbang dan Infokom telah menyusun silabus yang dapat dicerna oleh peserta. “Ini berdasarkan pertimbangan bahwa para peserta dengan lata belakang dan usia berbeda, termasuk Pemuda dan Remaja. Untuk narasumber, disiapkan yang qualified, kredibel dan ilustratif. Kami juga memperhatikan apa yang disampaikan Ketua AJI Manado (Joseph Ikanubun), yakni alangkah baiknya jurnalis yang ditelorkan lewat pelatihan ini punya basic pelayanan. Ini adalah salah satu kelebihan organisasi religi ketika menggelar pelatihan jurnalistik,” pungkas SBANL.

Adapun jadwal Pelatihan Jurnalistik ini, sebagai berikut:

  • Tanggal 08 s/d 09 April 2016 di Jemaat Kakaskasen Pniel untuk Rayon Tomohon, Minahasa dan Manado.
  • Tanggal 15 s/d 16 April 2016 di Jemaat Sentrum Bitung untuk Rayon Bitung dan Minahasa Utara.
  • Tanggal 29 s/d 30 April 2016 di Jemaat Imanuel Tokin untuk Rayon Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara.

(Penulis dan Foto: Frangki Noldy Lontaan. Editor; Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here