Hukum Tua Warga GMIM Diharapkan Transparan Dalam Pengelolaan Dana Desa

0
1905

GMIM.or.id – Rabu (02/03) Maret pukul 11.00 s/d 15.00 wita, bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Sinode GMIM digelar Pembinaan dan Penyuluhan Hukum bagi para Hukum Tua Warga GMIM. Dibuka lewat suatu ibadah yang dipimpin Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Ajaran, Pembinaan, Penggembalaan Pdt. Arthur Reinhard Rumengan, M.Teol, M.Pdk, acara yang dihadiri sekitar 150 Hukum Tua warga GMIM dari Kabupaten Minahasa, Minsel, Mitra, dan Minut ini dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dibawakan Ketua BPMS GMIM Pdt. DR. HWB Sumakul, Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs. Wilmar Marpaung, SH dan Kepala Biro Hukum Pemprov Sulut Glady Kawatu.

Hal penting yang ditegaskan Sumakul terkait pengelolaan dana Desa (dandes) adalah  para Hukum Tua hendaknya transparan, jujur, dan tidak mempermalukan diri sendiri bahkan GMIM sebagai  lembaga Gereja.  Apalagi ada beberapa Hukum Tua yang seiring dalam kepelayanan kepada masyarakat, dipercayakan juga sebagai Penatua, Syamas kolom dan Ketua Komisi Pria/Kaum Bapa. “Dalam mengelola keuangan, ini bicara iman, kejujuran, integritas. Jadi iman itu bukan hanya ada didalam gedung Gereja,” ungkap Sumakul.

Apa yang ditegaskan Sumakul, diperkuat Kepala Biro Hukum Pemprov Sulut Glady Kawatu. Ia mengatakan, Hukum Tua memegang kekuasaan dalam mengelola anggaran dan inventaris yang ada di desa. “Berarti, sangat luar bisa kekuasaan seorang Hukum Tua dalam mengelola dana desa, yang ditahun 2016 ini setiap desa mendapat kucuran dana sebesar 600 juta hingga 1 miliar, “ papar Kawatu.  Sementara itu Kapolda Sulut Brigjen Pol. Drs. Wilmar Marpaung, SH memaparkan materi penyuluhan hukum seputar pelanggaran, serta hukum atau sanksi atas pelanggaran kamtibmas yang biasa terjadi di lingkungan pedesaan, serta menjelaskan langkah-langkah hukum yang perlu diambil seorang Hukum Tua dalam penanganan masalah terkait.

Di bagian lain, Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Ajaran, Pembinaan, Penggembalaan Pdt. Arthur Reinhard Rumengan, M.Teol, M.Pdk, mengungkap Pembinaan dan Penyuluhan Hukum bagi para Hukum Tua Warga GMIM, sebagai suatu upaya untuk selalu memperlengkapi warga Gereja sesuai fungsi, tugas dan tanggung jawab masing-masing, sebagai birokrat, politisi, eksekutif, pengusaha, petani bahkan apa saja profesi warga gereja tersebut.

Rumengan menegaskan, Pembinaan dan Penyuluhan Hukum bagi para Hukum Tua warga GMIM tersebut, merupakan amanat Keputusan SMST Ke-28 GMIM medio Oktober lalu di Wilayah Manado Titiwungen dan direalisasikan pada Maret 2016 ini. Maksud pelaksanaan kegiatan ini selalu memperlengkapi para Hukum Tua bagaimana membawa jatidiri selaku Pemerintah yang dalam Kitab Roma 13 disebut juga sebagai hamba Allah atau pelayan-pelayan Allah. “Bidang APP GMIM sudah melakukan berbagai pembinaan, penyuluhan bagi warga GMIM dengan berbagai latar belakang profesi. Dalam setiap kesempatan tersebut, GMIM selalu berpikir bukan hanya untuk diri sendiri, tapi terbuka bagi golongan lainnya, termasuk dalam pembinaan dan penyuluhan hukum bagi para Hukum Tua warga GMIM, “ terang Rumengan.  

Rumengan berharap, kegiatan ini mendapat respon positif.  Dan jika masih ada yang kurang dalam rangka mengpersepsikan kegiatan ini, secara khusus Pemerintah yang  empat Kabupaten dan tiga Kota dalam lingkup pelayanan GMIM, tentunya ada pembenahan-pembenahan lebih lanjut. “Intinya, BPMS GMIM melalui Bidang APP GMIM bersama Bidang Hukum, HAM dan Sertifikasi Aset, mengharapkan kegiatan ini mendapat respon positif. Karena, tujuannya untuk kebaikan para Hukum Tua dan dampaknya nanti akan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat yang dilayani,” pungkas Rumengan.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Kapolres Tomohon AKBP Monang Simanjuntak,SIK, Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Hubungan Kerjasama Pdt. DR. Hein Arina, Bendahara Syamas Recky Montong, M.Th, Wakil Sekretaris BPMS GMIM Bidang Hukum, HAM dan Sertifikasi Aset Pnt. Jhonly Wendur, SH, MH, MM dan sejumlah Sekretaris Departemen Bidang terkait penyelenggara pembinaan dan penyuluhan hukum ini, yakni Pdt. Ferdinand E. Waworuntu, M.Th ( Sekdep Hukum, HAM dan Sertifikasi Aset) dan Pdt. Joli Sondakh, M.Teol (Sekdep Departemen Pembinaan).

(Penulis dan Foto: Frangki Noldy Lontaan. Editor: Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here