KPA Wilayah Mapanget Dua Serahkan Diakonia di Panti Asuhan Dorkas Tondano

0
1365

gmim.or.id –  Setelah tahun sebelumnya mengunjungi Panti Asuhan Wale Ne Oki dan Panti Tuna Rungu Damai Tomohon, di tahun 2016 ini Komisi Pelayanan Anak Wilayah (KPAW)  Mapanget Dua berkunjung ke Panti Asuhan Dorkas Tondano, Sabtu  (28/10) pukul 11.30 Wita.

Ketua KPAW Mapanget Dua Pnt. Sherly Sumampouw-Gerungan mengatakan, kunjungan ini merupakan realisasi dari program KPA Sinode GMIM yang dipercayakan kepada jemaat dan wilayah. “Seluruh diakonia yang terkumpul dan kami serahkan hari ini merupakan partisipasi dari Komisi Pelayanan Anak Jemaat Kanaan, Musafir, Bukit Karmel dan Bukit Sion Mapanget, Baithel Kolongan, Imanuel Talawaan, dan Nafiri Tumbohon Wilayah Mapanget Dua,” terang enci Sherly, sapaan akrab Ketua KPAW Mapanget Dua ini.

Mewakili KPA Sinode GMIM, Wakil Asisten Bendahara Pnt. Johhny Suatan mengungkap,  program perkunjungan ke Panti Asuhan pasti sangat bermanfaat. Baik bagi panti asuhan itu sendiri maupun jemaat dan wilayah yang melaksanakannya. ”Tentu KPA Sinode GMIM menyambut baik perkunjungan yang dilaksanakan KPAW Mapanget Dua ini. Selama ini tidak ada halangan berarti ketika kami menjadwalkan perkunjungan ke sejumlah panti asuhan milik GMIM kepada jemaat dan Wilayah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Marlyn Kilapong selaku Sekretaris panti asuhan berterima kasih atas kunjungan dan diakonia yang sudah diberikan sebagai bentuk kepedulian warga jemaat terhadap keberadaan panti asuhan milik GMIM. “Kebersamaan ini harus kita yakini sebagai rancangan Tuhan. Selaku pengurus Panti Asuhan Dorkas Tondano kami turut mendoakan berkat melimpah menjadi bagian dalam kehidupan anak dan guru sekolah minggu serta keluarga besar Komisi Pelayanan Anak Wilayah Mapanget Dua,” kata Kilapong.

Diketahui, 35 anak penghuni Panti Asuhan Dorkas Tondano menerima diakonia berupa beras, mie instant, susu, sabun mandi, buku tulis, pakaian dan sejumlah uang yang dikumpulkan oleh 7 (tujuh) jemaat se-Wilayah Mapanget Dua.

 (Penulis dan Foto: Frangki Noldy Lontaan. Editor: Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here