MTPJ 30 Sept – 6 Oktober 2018

0
2433
TEMA BULANAN
“Panggilan Gereja untuk Memelihara Hidup Harmoni Di Tengah Masyarakat Majemuk

TEMA MINGUAN
Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama

BACAAN ALKITAB: 1 Korintus 12:1-11

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Manusia diciptakan Tuhan dengan berbagai-bagai talenta dan karunia yang berbeda-beda. Karunia berkata-kata dengan hikmat, berkata-kata dengan pengetahuan, karunia membeda-bedakan karunia roh, karunia menafsir bahasa roh, karunia memimpin, melayani sebagai pelayan khusus, karunia mengajar, karunia pedagang, usaha peternakan, perikanan, transportasi, pengusaha, dan lain-lain

Gereja adalah persekutuan orang-orang percaya yang kaya akan karunia-karunia yang harus dipergunakan untuk kepentingan pelayanan yang mempersatukan dan mengutuhkan berbagai karunia agar memperkaya pelayanan dan kesaksian Gereja. Bukan sebaliknya, karunia-karunia yang berbeda itu justru mengancam perpecahan dalam persekutuan itu sendiri. Karena itu perenungan Gereja kita minggu ini diberi Tema: “Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama.”

PEMBAHASAN TEMATIS

Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Jemaat Korintus adalah jemaat yang sarat dengan karunia-karunia yang istimewa dari Tuhan. Mereka tahu tapi rupanya mereka lebih memperhatikan karunia yang mereka miliki ketimbang memperhatikan Allah, Sang Pemberi karunia. Mereka tidak ingin mencari tahu maksud Allah memberikan karunia-karunia itu kepada mereka, akan tetapi justru menyalahgunakan karunia-karunia itu untuk memenuhi, kepentingan dan kepuasan mereka. Mereka menjadi sombong rohani dan tinggi hati. Sikap mereka yang merasa lebih hebat justru telah mengancam dan mengganggu persekutuan di Korintus dengan menonjolkan dan memperlihatkan kekuasaan dengan melakukan hal-hal yang istimewa seperti berkata-kata dengan hikmat dan menganggap memiliki pengetahuan (8) karunia menyembuhkan (9), karunia membuat mujizat-mujizat, bernubuat, berkata-kata dalam ba-hasa roh dan menafsirkannya (10).  Kebanggaan ini membuat mereka merasa istimewa dimata Tuhan sehingga tidak lagi merasa setara dengan anggota jemaat lainnya.

Perilaku dan gaya beriman orang Korintus ini dikecam oleh Paulus dengan mengatakan bahwa pertama bahwa yang berkarya melalui perkara-perkara istimewa yang manusia lakukan sesunggunya berasal dari Tuhan (6,11), sebab manusia hanya sebagai alat yang Tuhan pakai. Kedua melalui perkara itu Tuhan ingin menyatakan pelayananya yang membangun kehidupan kebersamaan iman berjemaat (5) dan bukan sebaliknya untuk kemuliaan dan kepuasan manusia semata.

Paulus menasehati bahwa sesungguhnya sebelum mereka mengenal Allah, mereka telah ditarik pada berhala-berhala yang bisu yaitu berhala-berhala yang tidak memiliki kuasa bahkan tidak berkuasa atas kehidupan manusia (2) tetapi sebaliknya Allahlah yang memberikan kuasa kepada orang percaya melalui pekerjaan kuasa Roh Kudus yang akan menjadikan kehi-dupannya melakukan apa yang menjadi kehendak Allah sesuai karunia-karunia yang dianugerahkan bagi setiap orang. Melalui karunia itulah umat Tuhan dimampukan untuk dapat mening-galkan kehidupan lama mereka (menyembah berhala) dan menjadi pribadi-pribadi yang diperbaharui;  sehingga tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah dapat berkata, “Terkutuklah Yesus” selain oleh Roh Kudus. Ayat ini menun-jukkan bahwa hidup yang dikuasai oleh Roh Kudus akan melakukan apa yang berkenan kepada Allah dan umat yang dipenuhi Roh Kudus merupakan hadiah karunia yang dianugerahkan oleh Allah.

Makna dan Implikasi Firman
  • Allah tidak memberikan karunia rohaninya untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk melayani sesama dan dengan demikian juga kita telah melayani Tuhan.
  • Setiap karunia yang dianugerahkan bagi setiap orang percaya harus digunakan untuk mempersatukan umat Tuhan dan sebagai sarana penyembahan orang percaya bagi Allah Sang pemilik dan pemberi karunia itu sendiri.
  • Segala karunia yang ada pada setiap orang percaya sesungguhnya itu kekayaan pelayanan gereja Tuhan yang bersumber dari Allah sendiri untuk dipergunakan bagi kepentingan dan kemajuan pelayanan, serta menyalah gunakan segala karunia Tuhan dan di salah artikan demi kepentingan dan kehormatan diri sendiri apalagi menghakimi kelemahan dan kekurangan orang lain.
  • Setiap orang percaya di dalamnya persekutuan umat Tuhan (GMIM) dipenuhi dengan berbagai perbedaan karunia Tuhan yang luar biasa hebatnya dan hendaknya kita mengelola segala keragaram karunia itu untuk penguatan pelayanan dan kesaksian gereja itu sendiri dan bangsa ini.
  • Marilah kita saling menghargai dan menghormati segala perbedaan dan talenta yang dipercayakan Tuhan kepada Pelayan Khusus di segala aras dan melanjutkan misi pelayanan Yesus melalui Gereja Masehi Injili di Minahasa di tahun pelayanan pertama ini.
  • Kiranya juga dengan berbagai potensi, talenta dan karunia Tuhan yang Maha hebat bagi warga Gereja, hendaknya dimanfaatkan bersinergi dan dipergunakan untuk mensukses-kan program pemerintah yaitu operasi Daerah selesaikan kemiskinan serta menjaga dan merawat keberagaman, budaya, bahasa yang kaya maknanya sebagai bentuk kesaksian iman dan penguatan ideologi Pancasila, UUD ’45, NKRI dan Bineka Tunggal Ika.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

  1. Bagaimana warga jemaat memahami dan mempraktekkan karunia-karunia dari Tuhan, sebagaimana kesaksian 1 Kor 12:1-11?
  2. GMIM adalah Gereja yang missioner dan besar dari sudut pandang sumber daya manusia. Apakah karunia-karunia Tuhan bagi warga GMIM ini sudah dipergunakan untuk kepentingan pelayanan Gereja dan masyarakat? Berikan pendapat saudara.

 POKOK – POKOK  DOA:

  • Untuk mempergunakan karunia-karunia yang Tuhan anugerahkan dengan baik dan benar.
  • Agar pemimpin gereja dan bangsa terus di beri hikmat dalam menjalankan tugas yang dipercayakan

 TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK V

 NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

  • Mari Menghadap Hadirat-Nya: Hormat Bagi Allah Bapa
  • Bersekutu Dalam Nama-Nya: KJ No. 454 Indah-Nya Saat Yang Teduh
  • Ungkapan Sembah:
  • Persekutuan Yang Mengaku Dosa: O Tuhan Yang Mahakuasa
  • Jaminan-Nya Menguatkan : NKB 189 Pegang Tanganku
  • Ses Doa Mohon Tuntunan Roh Kudus: KJ No. 53 Tuhan Allah T’lah Berfirman
  • Berilah Yang Baik: NNBT No. 15 Hai Seluruh Umat Tuhan
  • Tembang Tekad: S’mua Kar’na Aunegah-Nya

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

KLIK DI SINI UNTUK MENGUNDUH GAMBAR MTPJ GMIM