MTPJ 3 – 9 April 2016

0
7495

TEMA BULANAN: “Diutus Untuk Membebaskan”
TEMA MINGGUAN: “Berjalan Bersama Yesus Yang Telah Bangkit”
Bahan Alkitab : Lukas 24 : 13 – 35
ALASAN PEMILIHAN TEMA

Dalam hidup keseharian, kita sering mendengar dalam perca-kapan bahwa orang Kristen dapat digolongkan dalam dua tipe. Ada yang disebut orang Kristen sejati dan ada orang Kristen KTP (Kartu Tanda Penduduk). Orang Kristen sejati adalah orang Kristen yang hidup melakukan kehendak Tuhan. Sedangkan orang Kristen KTP adalah orang Kristen yang mengaku Kristen tapi tidak hidup sesuai kehendak Tuhan, seperti nampak pada perilakunya, yang malas beribadah, tidak mengasihi sesamanya, suka mengambil milik orang lain; ketika senang lupa diri, men-jadi sombong dan suka merendahkan orang lain; ketika sakit bukan datang mencari Tuhan, tetapi mencari ilah lain, terlibat pada hal-hal yang tidak baik, seperti judi, mabuk-mabukan, pergaulan dan seks bebas, penggunaan obat-obat terlarang dan tindakan kejahatan lainnya.

Proses terjadinya orang Kristen KTP banyak sebabnya. Seperti, karena tidak mendapat pendidikan iman yang kuat dalam keluarganya. Pernah merasa kecewa akibat harapan tidak sesuai kenyataan. Pernah diperlakukan tidak adil. Tidak tahan terhadap penderitaan hidup ataupun sebaliknya yaitu lebih mengejar kesenangan hidup dan berbagai macam keinginan duniawi. Harus diakui bahwa semua ini terjadi karena banyak orang Kristen lebih suka berjalan mengikuti kemauan sendiri bahkan keinginan duniawi dari pada  berjalan bersama Tuhan. Dengan latar pergumulan inilah tema renungan “Berjalan Bersama Yesus Yang Telah Bangkit“ diangkat menjadi tema renungan di mingu ini.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Penulis Injil Lukas yakni dokter Lukas menceriterakan bagai-mana para murid terpencar-pencar sesudah peristiwa kema-tian Yesus. Berbagai perasaan meliputi mereka, apalagi sesu-dah tiga hari Ia dimakamkan, ada berita yang disampaikan bahwa Yesus telah bangkit, tetapi Ia tidak mereka temukan keberadaan-Nya. Sebagian merasa ragu-ragu dan tidak per-caya dan ada yang memilih untuk meninggalkan Yerusalem.

Dikatakan bahwa ada dua orang murid pergi ke Emaus yang jaraknya kira-kira tujuh mil jauhnya (sekitar 15 kilometer) dari Yerusalem. Ada perbedaan menyolok saat mereka berjalan dengan Yesus. Ketika mereka berjalan hanya dengan penge-tahuan tentang Yesus, mereka tidak akan mengenal-Nya dan akan berjalan dengan perilaku menyalahkan orang lain serta dalam kungkungan kekecewaan.

Diceritakan bahwa ketika  mereka bercakap-cakap, bertukar pikiran tentang segala sesuatu yang telah terjadi datanglah Yesus, lalu berjalan bersama mereka (ayat 15), Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak mengenal-Nya (16). Bahkan ketika Yesus bertanya apakah yang mereka percakapkan? (17), seorang diantaranya bernama Kleopas balik bertanya kepada Yesus , apakah Yesus satu-satunya orang asing di Yerusalem yang tidak mengetahui apa yang terjadi. Yesus pun bertanya apa yang terjadi ? Penjelasan mereka , bahwa Yesus orang Nazaret yang dikenal mereka sebagai nabi, berkuasa dalam bekerja dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa, menandakan bahwa mereka memiliki pengetahuan yang banyak tentang Yesus. Tetapi ternyata mereka kecewa karena Ia telah dihu-kum mati dan disalibkan oleh para imam-imam kepala (ayat 20), padahal mereka mengharapkan Dia untuk membebaskan bangsa Israel (ayat 21). Dan kepada mereka telah dikabarkan oleh para perempuan bahwa Yesus hidup sebagaimana kata para malaikat (ayat 21-24).

Selanjutnya ketika berjalan dengan Yesus dalam pengertian dan iman kepada-Nya mereka dapat mengenal-Nya dan memiliki sukacita serta hidup bersaksi tentang Yesus. Hal-hal ini didapatkan setelah Yesus berjalan bersama dan menegur mereka sebagai orang bodoh yang tidak percaya perkataan nabi. Mereka mendapatkan pengajaran, bahwa Mesias harus menderita sebagaimana dikatakan kitab suci. Lebih khusus ketika mereka bersekutu dan menerima pelayanan Yesus yang memecah roti dan membagikannya pada mereka, membuat mereka mengenal dan mengimani Yesus dan langsung kem-bali ke Yerusalem. Sebagai akibat dari perumpamaan dan berjalan bersama Yesus mereka menjadi kuat dan menjadi saksi mengabarkan kabar sukacita bahwa “Sesungguhnya Tuhan telah bangkit.”(ayat 25-35).

Makna dan Implikasi Firman

Hidup adalah perjalanan yang harus ditempuh untuk menggapai cita-cita dan harapan. Ada yang berhasil, sukses dan hidup semakin dekat dengan Tuhan. Tetapi di pihak lain ada yang  kecewa, gelisah,  putus asa bahkan hidup menjauh dari Tuhan dengan melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan. Perilaku ini bukan hanya dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah, tetapi ada yang dilakukan juga oleh orang Kristen yang lahir dari keluarga Kristen. Hal ini terjadi karena hanya mengenal Yesus dari segi pengetahuan. Dan tidak mengimaninya.

  • Walaupun kita penuh dengan pergumulan hidup, Tuhan selalu hadir Yesus dalam perjalanan hidup pribadi, keluarga, jemaat dan masyarakat kita (bandingkan Ulangan 31:8). Jangan andalkan kekuatan kita sendiri. Jangan andalkan kekayaan, jabatan dan pengalaman masa lalu. Sekalipun kita kecewa bahkan gagal dalam usaha, tapi jangan pernah meninggalkan Tuhan. Jika Ia hadir, Ia akan mengajar kita mengenal dan memahami kehendak-Nya. Sarana yang dipakai oleh Tuhan untuk menyatakan kehadiran-Nya adalah melalui ibadah-iba-dah. Dalam ibadah, termasuk dengan mengikuti pera-yaan perjamuan kudus, kita bisa mengenal dan mema-hami kebenaran firman-Nya. Oleh sebab itu buatlah ibadah-ibadah keluarga, hadirlah dalam ibadah-ibadah kolom, ibadah kategorial BIPRA dan hadirlah dalam ibadah-ibadah bersama di gedung gereja.
  • Sebagai orang Kristen yang sudah mengenal Yesus, berjalanlah bersama dengan Dia dalam doa dan firman-Nya. Libatkan uhan dalam kerja cita-cita dan harapan kita. Bahkan jadilah saksi-saksi Tuhan. Bawalah berita tentang Yesus yang hidup melalui perkataan dan per-buatan kita sehari-hari, baik di tengah keluarga, jemaat dan masyarakat dimanapun kita berada sesuai dengan talenta-talenta yang Tuhan anugerahkan bagi kita.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

  1. Apa yang terjadi pada dua orang sebelum dan sesudah mengenal Yesus dalam perjalanan mereka ke Emaus sebagaimana yang diberitakan dalam pembacaan ini ?
  2. Hal-hal apa saja yang dapat membuat kita berjalan meninggalkan Yesus yang bangkit ?
  3. Sebagai orang yang berjalan dengan Yesus yang sudah bangkit apa yang harus kita lakukan supaya kita dan orang lain mengenal dan mau berjalan dengan Yesus ?

NAS PEMBIMBING: Mazmur 25:4,5 

POKOK-POKOK DOA:

  • Setiap warga gereja semakin mengenal dan mengimani Yesus yang sudah bangkit.
  • Adanya semangat untuk berjalan bersama Yesus dan mau menjadi saksi bagi-Nya.
  • Berjalan bersama Yesus, dalam membangun bangsa.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK I 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Panggilan Beribadah: NKB No. 3 Terpujilah Allah

Nas Pemb/Nyanyian Masuk: NNBT No. 3 Mari Kita Puji Allah

Pengakuan Dosa & Pemb Anugerah Allah: NNBT. 8 Banyak Orang Suka Diampuni

Ses Pengakuan Iman: KJ No. 38. T’lah Kutemukan Dasar Kuat

Ses Hukum Tuhan: KJ No. 370 Ku Mau Berjalan Dengan Juruselamatku

Ses. Pembacaan Alkitab: KJ No. 49 Firman Allah Jayalah

Persembahan: NNBT. 20. Kami Bersyukur Pada-Mu, Tuhan.

Nyanyian Penutup: Jalan Serta Yesus.

ATRIBUT:

Warna dasar putih dengan lambang bunga bakung dengan salib berwarna kuning.

Perayaan Hari Paskah dan Minggu-minggu Paskah

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here