Peletakkan Batu Pertama Tempat Pelatihan dan Ruang Belajar PPWG

0
3534

GMIM.or.id  –  Senin, 15 Juni 2015  sekitar pukul 11.00 Wita bertempat di Pusat Pelatihan Warga Gereja  (PPWG) Kaaten-Tomohon dilaksanakan ibadah peletakkan batu pertama tempat pelatihan dan ruang belajar.  Ada pun ibadah peletakkan batu pertama dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM Pdt. DR. H.W.B. Sumakul, dan dilanjutkan dengan peletakkan batu pertama berturut-turut oleh Ketua BPMS GMIM Pdt. DR. H.W.B. Sumakul, Pdt. Petra Yanni Rembang, M.Th, dan Ketua Komisi Pelayanan Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM Pnt. Meita Wala, SE, MM.

Pada area seluas 2.213 ha yang dikenal  sebagai   Pusat Pembinaan Warga Gereja (PPWG) GMIM – SAG SULUTTENGGO tersebut direncanakan akan dibangun asrama dengan fasilitas kamar tidur sekitar 120 buah dan area parkir kendaraan. Dalam tahap pertama sesudah peletakkan batu pertama, pembangunan berfokus pada tempat pelatihan dan ruang belajar. Menurut  Pdt. Petra Yanni Rembang, M.Th selaku Wakil Ketua Bidang PSD GMIM keseluruhan pembangunan asrama, tempat pelatihan, ruang belajar dan area parkir tersebut akan ditangani Bidang PSD, sedangkan untuk pengelolaan  oleh Bidang Perbendaharaan GMIM.

“Ruangan kelas yang akan dibangun untuk melengkapi kebutuhan Hall yang sudah ada terlebih dulu. Pembangunan saat ini menggunakan dana sisa yang belum terserap pada pembangunan tahap pertama,   dan  tanpa  bantuan dari pemerintah,” ujar Rembang.

Rembang menambahkan, rencana awal pembangunan asrama di bagian depan lokasi PPWG, tapi berdasarkan beberapa pertimbangan dan nilai estetika, maka dialihkan ke bagian belakang. “Kami akan menambahkan area seluas 26 meter ke  arah belakang yang berbatasan dengan SMK.  Sekalipun tanah ini milik GMIM tetapi pihak kami sudah mengadakan pertemuan dengan pihak sekolah dan berdiskusi dengan Wakil Kepala Sekolah,” ungkap Rembang.

Selain itu, kata Rembang akan diadakan perluasan hingga 50 meter dari samping bangunan BLPT yang ada di belakang gedung/hall PPWG dan asrama dengan kapasitas sekitar 120 kamar tidur tersebut akan dibangun berlantai tiga.

(Penulis dan Foto: Frangki Noldy Lontaan. Editor:  Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here