Ibadah-ibadah kolom dan Kompelka harus menggunakan stola dan kain mimbar sesuai dengan warna dan lambang/ simbol tahun gereja, dan ini digunakan oleh para Pelayan Khusus. Sedangkan Anggota Sidi Jemaat dapat mengguna-kan stola merah (lihat poin 3.a.2).

15 thoughts on “Penguna Stola Ibadah-ibadah kolom dan Kompelka”

  1. John Vycliffe Lawoliyo

    Shalom ..utk pemasangan stola biasanya majelis kolom. Boleh kl yg pasang MC ke khadim.mungkin ada penjelasan mengenai siapa yg boleh dan tdk blh dalam hal pemasangan stola.
    Terima kasih..Tuhan memberkati

      1. Metsen BH Imbing

        Saya ingin bertanya pada ibadah BIPRA atau kolom (sesuai jadwal) yang menjadi khadim bukan pelsus tetapi anggota jemaat biasa. apakah stola yang disematkan kepada khadim harus tetap dilakukan oleh pelsus (pelsus hadir)?

  2. Mau tanya kalau ibadah kolom/upk,khadim Pendeta yg jd MC anggota sidi jemaat apakah bisa memasangkan stola. Berikut apakah Khadim boleh diluar anggota sidi jemaat gmim memimpin ibadah di upk dan menggunakan stola merah, terimakasih.

    1. Syalom,
      Tidak bisa, yang bisa memakaikan stola hanya pelayan khusus.
      Sebaiknya yang memimpin ibadah adalah Pelsus atau Anggota Sidi Jemaat GMIM.
      Yang dapat memakai stola merah adalah anggota sidi Jemaat GMIM

  3. Fendri Helmi piri

    Syalom… Ingin bertanya jika yang pimpin ibadah anggota sidi jemaat apa boleh di dampingi pelsus pakai stola putih?
    (Kadim sidi jemaat di ibadah upk bipra)

  4. Shaloom…..
    Kembali mau tanya masalah pemakaian stolla misalnya di ibadah upk kaum ibu yg menjadi anggota sidi jemaat jd tidak ada pelayan khusus yg hadir siapa yg bisa memakaikannya MC kah atau….????

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top