RHK Jumat 25 Januari 2013

0
1298

Janganlah Bimbang
Matius 14:31

Saudaraku yang dikasihi Tuhan

     Pernyataan Yesus di ayat 31 penyebab kita kehilangan mujizat Allah adalah karena kita “tidak percaya” dan “bimbang”. Dalam terjemahan King James Version kata tidak percaya ini disebutkan juga sebagai kecil/lemah iman. Namun kondisi ini dapat dipulihkan: Pertama, ketika kita mengundang Yesus naik ke atas perahu kehidupan kita dan kedua, kita memelihara persekutuan dan penyembahan kita kepada Allah (ayat 33) ketiga, Yesus kembali melakukan mujizat bagi murid-murid, Yohanes 6:21, “dan seketika juga perahu itu sampai ke pantai yang mereka tuju”

Setelah berjuang semalaman menghadapi gelombang dan angin sakal, ketika Yesus dinaikkan ke dalam perahu, saat itu juga, perahu samapi ke tujuan. Mungkin saat ini perahu kehidupan kita juga sedang dilanda gelombang dan angin sakal, dan kita merasa bahwa sudah cukup lama kita diombang-ambingkan gelombang dan angin sakal menantikan pertolongan, ada Yesus saat ini, naikkan dia ke perahu kehidupan kita, dan “seketika” itu juga, perahu kehidupan kita akan sampai ke tujuan.

Sering dalam perjalanan kehidupan kita sebagai keluarga memiliki banyak tantangan yang pada akhirnya kita menjadi bimbang untuk memutuskan sesuatu hal. Kita melupakan Yesus dalam setiap pencernaan dan mengesampingkan apa yang Yesus tunjukkan. Kebimbangan merupakan pintu dari setiap orang untuk menghadirkan kegagalan. Karena itu, sebagai keluarga Kristen, marilah kita melihat perkara yang terjadi sebagai sebuah tolak ukur bagi keberhasilan kita sehingga pernyataan Yesus ini (ayat 31) tidaklah diperuntukan bagi kita yang masih ragu akan kehadiran-Nya dalam hidup ini. Amin.

Doa: Ya Allah, dalam berbagai hal perjalanan hidup ini, kebimbangan sealu menjadi bagian yang harus kami hadapi, ajarlah kami untuk menjadikan kebimbangan ini sebagai suatu bentuk untuk lebih meyakinkan kami akan kehadiran-Mu dalam kehidupan kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here