Pengorbanan Yesus Hanya Satu Kali

Ibrani 9:25–26  

Sangat jelas dalam pembacaan ini, perbedaan antara Imam besar yang dikenal umat Israel dan Yesus sebagai Imam Besar. Imam besar Israel masuk berulang-ulang ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri supaya orang lain didamaikan dengan Allah. Sedangkan Yesus hanya satu kali menyatakan diri dengan darah-Nya sendiri sebagai penebusan  bagi orang berdosa supaya mereka berkenan dihadapan Allah dan berlayak masuk dalam Kerajaan Sorga.

Penulis kitab Ibrani menegaskan bahwa Yesus hanya satu kali menyatakan diri melalui pengorbanan-Nya. Sebab kalau tidak,  berarti Yesus harus menderita berulang-ulang. Tentu dikarenakan dosa manusia yang tidak henti-hentinya dan berulang-ulang. Hanya satu kali Yesus berkorban dan itu untuk manusia berdosa di segala tempat di sepanjang zaman. Ini berarti pengorbanan Yesus termasuk bagi keluarga kita sekarang.

Apa yang dapat kita katakan dan yang harus kita lakukan sekarang? Pertama, sebagai keluarga kristen, mari kita ungkapkan syukur, terima kasih dan hormat kita kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah mengorbankan diri-Nya supaya kita berkenan kepada Allah. Kedua, sebagai keluarga kristen mari kita mengambil bagian dalam pengorbanan Kristus yang dilalui-Nya dengan penderitaan. Kita rela merendahkan diri satu sama lain dan siap berkorban waktu, tenaga, uang dan perasaan supaya orang lain menikmati keselamatan dari Tuhan. Amin.

Doa: Tuhan Yesus, Engkau adalah Imam Besar kami. Melalui jalan penderitaan, Engkau telah mengorbankan diri supaya kami diselamatkan. Tolonglah  supaya  kami dapat mengambil bagian dalam penderitaan-Mu dengan menolong orang lain di sekitar kami. Amin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top