RHK Jumat, 20 November 2015

0
1293

Ketaatan sebagai Buah Kebenaran

Roma 5:18

          Membangun hidup keluarga yang harmonis, tentu bukan hanya soal “baku dengar” tapi juga soal ketaatan pada komitmen (kesepakatan) yang dibangun secara bersama, mulai dari suami dan isteri sampai pada anak-anak. Misalnya hal yang paling sering menjadi kesepakatan adalah “waktu bangun pagi harus didahului dengan ibadah” atau “keuangan keluarga harus dimanfaatkan di atas kesepakatan bersama”. Kalau kesepakatan ini dilanggar dan tidak dilaksanakan oleh salah seorang di antara keluarga, maka akan menimbulkan ketimpangan dan ketidakserasian hidup, jikalau hal ini terus menerus terjadi, tentu akan menjadi masalah dalam keluarga. Inilan pemicu konflik di lingkungan keluarga.

          Oleh karena itu, modal yang paling besar untuk memelihara komitmen hidup ialah ketaatan. Segala sesuatu yang didasarkan pada ketaatan akan melahirkan kesetiaan dan ketika kesetiaan menjadi jalan hidup keluarga, maka semua akan melakukan kebenaran. Setiap kebenaran yang terlahir dalam kehidupan keluarga, itulah kebahagiaan hidup. Amin. 

Doa: Ya Tuhan Allah, sungguh kami merindukan kebahagiaan dalam kehidupan keluarga. Karuniakanlah Roh ketaatan agar kami mampu membangun kebenaran untuk kebahagiaan. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here