RHK Jumat, 22 April 2016

0
1630

Persembahan Yang Berkenan Bagi Tuhan

Kejadian 8:20

Nuh dan keluarganya menyadari dengan sungguh-sung-guh bahwa hidup di bumi  yang baru ini karena anugerah dan kasih setia-Nya. Karena itu ia mendirikan mezbah bagi Tuhan, sebagai perlengkapan ibadah (tempat meletakkan korban per-sembahan) kepada Allah yang menyelamatkan. Ia memper-sembahkan korban bakaran dari binatang yang halal sebagai usaha pemujaan dan penyembahan kepada Allah Pencipta dan Penyelamat. Tindakan Nuh ini bukanlah hal yang mengejutkan sebab ia telah dikenal sebagai seorang yang bergaul dengan Allah dan imannya sangat teguh.

Jikalau Nuh mempersembahkan korban sebagai rasa syukur kepada Tuhan Allah maka Tuhan Yesus Kristus menjadi korban sempurna untuk keselamatan manusia. Sebagai keluarga kristen kita bersyukur karena anugerah-Nya yang selalu menjaga, memelihara, melindungi dan mem-berkati serta menyelamatkan. Karena itu jikalau kita memberi persembahan syukur dalam bentuk benda, seperti: uang, barang atau harta untuk kemuliaan Tuhan maka tindakan ini didasarkan pada iman yang sungguh kepada Dia.

Sebagai keluarga Kristen kita boleh belajar untuk tetap teguh dalam iman kepada Yesus Kristus. Kita memberi persembahan untuk pelayanan gereja dalam rangka memu-liakan Tuhan melalui pelayanan  bagi pertumbuhan iman. Ada firman: “…muliakanlah Tuhan dengan hartamu…” (Amsal 3:9). Malahan hidup ini; pikiran, ucapan dan tindakan serta seluruh tubuh (totalitas hidup) kita adalah persembahan yang kudus, harum dan berkenan  bagi Tuhan. Marilah kita tetap teguh dalam iman, mengaku kebesaran rahmat-Nya dan bersyukur, sebab Tuhan berkenan akan semua persembahan yang diberikan dalam ketulusan dengan suka hati. Amin. 

Doa: Tuhan Yesus terimalah persembahan syukur kami kepada-Mu. Biarlah kami selalu memberi yang terbaik sebagai syukur bagi kemuliaan nama-Mu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here