RHK Jumat, 25 Maret 2016

0
1595

Jalan Damai Menuju Salib

Markus 15:15

Pilatus adalah contoh dari segelintir orang yang kalah terhadap hasutan, teriakan dan keinginan banyak orang. Orang banyak terus menerus berteriak memperdengarkan keinginannya yang lebih memilih perang daripada damai. Mereka lebih memilih penumpah darah seperti Barabas, dari pada Sang Raja Damai. Dan Pilatus kemudian akhirnya menyerah juga.

Pilatus lebih memilih jalan kebencian dan kekerasan dari pada jalan kasih dan perdamaian. Barabas dan Yesus mewakili dua jalan yang berbeda. Barabas mewakili hati yang penuh kebencian, tikaman pisau belati dan kekerasan yang pahit, sedangkan Yesus memilih jalan cinta kasih, dan jalan inilah yang paling sering ditolak manusia.

Yesus mengalami semuanya ini mengawali jalan damai menuju salib. Ditolak manusia, dihina, disiksa dan menang-gung aib. Itulah pilihan Yesus karena ketaatan kepada kehen-dak Bapa-Nya. Semuanya untuk keluarga kita dan untuk keselamatan keluarga kita.

Sebagai keluarga Kristen kita mempunyai tanggung-jawab untuk memelihara kehidupan yang damai. Karena itu, hari Jumat Agung ini mengajak kita mampu untuk mem-bedakan mana yang benar, mana yang tidak. Amin.

Doa: Ya TUHAN, terima kasih atas jalan yang telah ditunjukkan Kristus kepada kami, bahwa lewat penderitaan-Nya kami diselamatkan. Kami berharap akan keselamatan yang akan datang di dalam Kristus TUHAN kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here