Dipanggil Menjadi Terang Bagi Bangsa-bangsa
Yesaya 49:6
Kita sering mendengar bahwa dunia dimana kita berada penuh dengan kegelapan. Nyanyian dari NNBT menyaksikan bahwa “dunia semakin berkabut”. Hal ini menjelaskan bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan dunia yang tidak sesuai dengan harapan kita dan terutama, tidak sesuai dengan maksud Allah menciptakan kita dan bumi ini. Kegelapan atau kabut yang membungkus dunia bisa muncul dalam berbagai bentuk seperti ketidakadilan sosial-ekonomi, diskriminasi terhadap suku-suku pribumi dan perempuan. Dalam keluarga kegelapan dan kabut dapat dilihat dari ketidakharmonisan suami istri, kakak beradik atau dalam ketidakadilan memberi pendidikan yang memadai kepada semua anak. Hal ini tentu membawa tantangan dalam persekutuan keluarga, jemaat atau masyarakat. Sebab itu pembacaan hari ini sungguh-sungguh memberi pencerahan di tengah-tengah kegelapan dan kabut. Sebagaimana hamba Tuhan telah dijadikan terang bagi bangsa-bangsa, demi-kianpun kita dipanggil untuk menjadi terang bagi lingkungan dimana kita berada. Dengan menjadi terang kita mengha-dirkan kemungkinan baru untuk pembebasan dan pembaha-ruan. Karena terang itu adalah tanda bahwa pertolongan Allah itu nyata! Bangkitlah dan menjadi terang! Didalam Tuhan tidak ada yang sia-sia! Amin.
Doa: Ya Tuhan Engkau menugaskan kami agar menjadi terang dalam keluarga dan untuk dipantulkan keluar ke tengah jemaat dan masyarakat. Engkau tahu keterbatasan kami, sebab itu mampukan kami untuk melaksanakan tugas menjadi terang. Terima kasih Tuhan untuk kepercayaan yang Engkau berikan kepada kami dan terima kasih karena Kristus sudah memberi contoh yang agung dalam membawa terang kepada bangsa-bangsa. Dimuliakanlah Engkau ya Tuhan dan ter-pujilah namaMu, kekal selama-lamanya. Amin.