RHK Jumat, 28 November 2014

0
1714

Nilai Perempuan di Mata Tuhan

1 Petrus 3:5 

Dalam Perjanjian Lama dikenal banyak perempuan yang memiliki kecerdasan spiritual, intelektual, etika dan sosial. Sebut saja Sifra dan Pua sebagai bidan yang dipakai oleh Tuhan menyelamatkan nyawa anak-anak (keluaran 1:15-21),  Debora seorang perempuan yang  tampil sebagai pemimpin dan hakim (Hakim-Hakim 4-5), Rut seorang perempuan yang berani mengambil keputusan, Hana sseorang perempuan yang tabah dan gigih (1 Samuel 1:1-2:10), Ester seorang perempuan yang menyelamatkan Israel dari kebinasaan (Ester 1-10). Dalam Perjanjian Baru tercatat seperti Maria seorang perempuan yang dipakai oleh Tuhan sebagai sarana kedatangan Juruselamat (Matius 1:18-25), Elisabet seorang perempuan yang bersama dengan laki-laki disebut sebagai yang benar dihadapan Allah dan hidup menurut segala perintah dan ketetapan Tuhan dengan tidak bercatat (Lukas 1:5-6), Martha seorang perempuan sebagai pelayan sibuk melayani makan dan minuman (Lukas 10:40), Maria dari Baitani seorang perempuan yang beroleh kesempatan untuk mendengarkan pengajaran Tuhan Yesus sebagaimana layaknya murid-murid Tuhan Yesus yang semuanya laki-laki (Lukas 10:39,42), Febe seorang perempuan yang melayani jemaat sebagai pemimpin jemaat (Roma 16:1), Lydia seorang perempuan sebagai pengusaha dan yang menyokong tugas-tugas pelayanan Paulus, (Kisah 16:14), Dorkas atau Tabita seorang perempuan yang banyak berbuat baik dan memberi sedekah (Kisah 9:36), Trifena dan Trifosa perempuan yang bekerja keras di dalam Tuhan dengan bersaksi, berdoa, mengajar dan menolong.

Apa yang disebutkan di atas, bukan sekedar contoh dan teladan tetapi harus menjadi bagian yang utuh dari kehidupan kaum perempuan. Sehingga benar bahwa perempuan memiliki keseteraan dengan laki-laki yang sama di mata Tuhan dan tentunya di mata sesama. Amin.

Doa: Ya Tuhan kami bersyukur atas kesetaraan hidup yang sama dengan laki-laki. Berilah kami kemampuan untuk melaksanakan hidup ini dengan baik dan bertanggung jawab sesuai dengan kehendakMu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here