RHK Jumat, 5 Februari 2016

0
1413

Antara Kemurkaan dan Kekayaan Kemuliaan Allah

Roma 9:22-24 

Kita tidak dapat membantah bahwa tidak jarang kita sendiri sulit membedakan antara kemurkaan dan kekayaan kemuliaan Allah. Persoalan inti di sini karena tanpa sepengetahuan kita atau paling kurang tidak mau tahu bahwa kita telah terjebak pada sikap hidup yang membuat sesama kita murka atau marah. Sementara itu kita juga mengabaikan kemuliaan Allah yang seharusnya menjadi milik berharga yang patut dipertahankan dalam kehidupan beriman kita.

Bacaan Alkitab kita hari ini berbicara tentang ”kemurkaan sekaligus  kekayaan kemuliaan Allah. Kemurkaan Allah di sini menunjuk kepada ”benda-benda” dalam arti tindakan-tindakan dosa dan pemberontakan kepada Allah sebagaimana yang dikatakan Rasul sebelumnya dalam pasal 2:5 ”Tetapi oleh kekerasan hatimu yang tidak mau bertobat, engkau menimbun murka”. Akan tetapi, benda-benda kemurkaan itu masih dapat bertobat, berbalik kepada Allah, dan menerima kemurahan dan belas-kasihan-Nya. Itulah yang dimaksud dengan apa yang dikatakan menerima kekayaan kemuliaan Allah. Benda-benda belas-kasihan-Nya menunjuk kepada mereka, yaitu Yahudi atau bukan dan percaya serta mengikuti Yesus.

Sebagai keluarga Kristen kita hendaknya terus percaya dan senantiasa mengikuti Yesus dengan semua nasihat-Nya. Dengan demikian kita dijauhi dari kemurkaan-Nya dan sebaliknya kita senantiasa hidup dalam kekayaan kemuliaan-Nya. Amin.   

Doa: Ya Tuhan, karuniakanlah kami pemahaman yang benar, sehingga kami hanya memilih hidup dalam kekayaan kemuliaan-Mu dan menjauhi kehidupan dalam kemurkaan-Mu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here