RHK Jumat, 6 November 2015

0
1741

Iri Hati Dan Mementingkan Diri Sendiri Mendatangkan Kekacauan

Yakobus 3: 16, 17 

Ayat-ayat bacaan kita hari ini lebih menggarisbawahi pengajaran Yakobus tentang sikap iri hati dan mementingkan diri sendiri. Dengan tegas ia katakan, iri hati dan memen-tingkan diri sendiri mendatangkan kekacauan! Mengapa? Sikap itu tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi perse-kutuan. Iri hati dapat membuat kita memfitnah dan mela-kukan kejahatan terhadap orang lain baik melalui tindakan maupun perbuatan. Kakak beradik dapat “baku feyen” atau “putus” karena yang seorang iri hati kepada saudaranya yang selalu juara kelas, tetangga dengan tetangga bisa bermusuhan karena yang satu membeli perabot yang lebih bagus. Ketimbang bersyukur bersama dengan orang-orang yang berhasil, sikap iri hati dan mementingkan diri sendiri dapat menimbulkan kekacauan, ketidak tertiban dan hal-hal lain yang tidak menguntungkan. Dalam keadaan seperti ini, kita sangat membutuhkan hikmat dari atas yang menolong kita untuk menjadi orang-orang peramah, pendamai, penuh belas kasihan dan hal-hal yang berguna bagi persekutuan.

Doa: Ya Tuhan, tolonglah kami, agar dapat menjauhkan diri kami dari sikap iri hati serta kegemaran mementingkan diri sendiri. Ajarkan kami untuk menghargai setiap talenta dari sesama kami dan tidak mementingkan diri sendiri. Di dalam nama Tuhan Yesus yang telah mengosongkan diri-Nya, kami berdoa.  Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here