RHK Kamis, 2 Mei 2013

0
1469

Bersunat di Dalam Kristus

Efesus 2 : 11 -13

 

Dalam bacaan ini Paulus menggambarkan bagaimana status yang lama, yakni status yang terpisah dengan Allah kemudian menjadi satu dengan-Nya. Paulus mengajarkan kepada jemaat Efesus tentang kehidupan yang lama, yaitu sunat yang lebih menitikberatkan pada hal “lahiriah” merupakan keharusan untuk mendapatkan keselamatan dari Tuhan telah dibaharui oleh darah Kristus sehingga sunat bukanlah suatu syarat keselamatan. Dalam Kristus, semua orang diberikan kesempatan untuk beroleh keselamatan, baik yang bersunat maupun tidak

bersunat, baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi sama-sama menerima anugerah keselamatan.

 

Keyakinan kita akan keselamatan hanya melalui percaya kepada Tuhan Yesus dan Ia-lah yang menjamin dan menjadi pusat keselamatan,3meniadakan kebiasaan orang yang bertumpuh pada melakukan hal-hal “lahirialah” dapat menyelamatkan. Orang Kristen tidak lagi menerapkan sunat lahiriah tetapi “sunat” di dalam Kristus, yaitu mau member diri untuk hidup dalam pertobatan dan tidak melakukan perbuatan dosa lagi

.

Sebagai keluarga Kristen kita harus terus menerus mengajarkan kepada anggota keluarga bahwa hal berbuat baik adalah keharusan untuk dilakukan karena kita telah bersunat di dalam Kristus. Berbuaqt baik bukanlah dalam rangka mencari keselamatan tapi merupakan jawaban akan keselamatan dari Kristus. Amin

 

Doa : Ya Tuhan ajarlah kami untuk mengerti kasih karunia Tuhan Yesus yang menyelamatkan. Bimbinglah kami sebagai umat pilihan Tuhan untuk terus berbuat kebaikan. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here