RHK Kamis, 24 September 2015

0
2062

Allah adalah yang Utama

1 Korintus 3:6-7 

Ada ungkapan yang mengatakan: “Sejumlah mutiara ada pada orang lain tidak ada padaku, tetapi sedikit mutiara ada padaku tidak ada pada orang lain”. Ungkapan ini memberi arti bahwa Tuhan memberi karunia yang berbeda-beda kepada kita dan semua itu baik. Karena itu tidak perlu ada rasa iri hati atau cemburu, kecewa dan sakit hati terhadap orang lain dalam hal apapun.

Firman yang hendak Paulus katakan ialah: Orang yang menanam, dia bukanlah apa-apa. Orang yang menyiram, dia bukanlah apa-apa. Hanya Allahlah segala-galanya, sebab Ia yang memberi pertumbuhan. Demikianlah dalam pelayanan rohani, ada penginjil yang memimpin seseorang untuk tetap percaya kepada Tuhan, ada pembimbing atau pengajar yang mendewasakan orang yang telah percaya. Tetapi kalau usaha kedua-duanya tidak diberkati Tuhan, maka tidak akan ada hasil sama sekali.

          Setiap manusia memiliki bakat/potensi/karunia yang berbeda-beda, karena itu jangan kita pernah kecewa atau berkecil hati apabila melihat orang lain bisa melakukan/ mencapai sesuatu sedangkan kita tidak bisa, kita merasa seakan penuh dengan kekurangan. Sebagai keluarga Kristen lihatlah potensi/karunia atau bakat yang ada pada kita (suami, isteri dan anak-anak) sebagai berkat yang tidak dimiliki oleh orang lain. Syukurilah itu, sebab sebagaimana dikatakan bahwa Allah yang memberi pertumbuhan, maka Ia jugalah Allah yang menyempurnakan segala kekurangan kita. Amin.

Doa: Ya Tuhan berilah kami hikmat agar kami mampu melihat segala potensi yang ada dalam diri kami agar kami mampu bekerjasama, dan mengutamakan Tuhan di setiap derap lankah hidup kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here