RHK Kamis, 4 Juni 2015

0
2236

Semangat untuk Memberitakan Injil

Kisah Para Rasul  8:4–5

Gereja mempunyai tanggung jawab untuk pemberitaan Injil kepada segala makluk. Dalam hal pemberitaan Injil maka gereja perlu motivasi dan semangat yang baik, sehingga pemberitaan Injil tersebut memiliki ‘kuasa’ dan dampak yang luar biasa. Kehidupan orang-orang percaya pada masa itu sangat sulit, bahkan diberitakan bahwa penganiayaan hebat juga terjadi (Kisah Para Rasul 8:1b). Tetapi semangat pemberitaan Injil tidak pudar, malah lebih bersemangat dan gencar pemberitaan Injil yang mereka lakukan di mana-mana (Kisah Para Rasul 8:4). Pergumulan dan penganiayaan bukanlah faktor penghambat pemberitaan Injil, tetapi justru menjadi kekuatan dan semangat untuk memberitakan Injil.

Saat ini begitu kompleks masalah dan pergumulan gereja. Semangat memberitakan Injil seakan-akan mulai terkikis dan kurang terdengar. Gereja termasuk anggota keluarga kita punya tanggung jawab untuk pemberitaan Injil tersebut; karena gereja tidak dapat disebut gereja jika tidak melakukan pemberitaan Injil. Dengan demikian kita harus memiliki semangat dalam pemberitaan Injil, sebab pemberitaan Injil yang kita lakukan tidak semata mata hanya secara verbal saja tetapi melalui perbuatan dan pola hidup kita masing-masing. Tuhan Yesus telah memberikan teladan yang baik bagaimana untuk memberitakan Injil; yaitu dengan sikap dan teladan yang tidak mengesampingkan orang yang lemah dan miskin, tetapi justru mengangkat martabat hidup mereka di hadapan Tuhan. Amin. 

Doa: Tuhan Yesus, berilah kami roh yang bernyala-nyala untuk memberitakan Injil-Mu bagi dunia ini dan kuasa Roh Kudus senantiasa menguasai kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here