RHK Minggu, 5 Februari 2017

0
1796

Cara Mendidik Orang Malas

2 Tesalonika 3:6

Sekitar akhir tahun enampuluhan sampai awal tujuh-puluhan di Minahasa mulai ada acara  Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dilaksanakan oleh denominasi gereja yang menekankan pemberitaannya tentang kedatangan Tuhan Yesus. Melalui  pemberitaan itu maka ada cukup banyak warga GMIM yang terpengaruh serta menganut ajaran tersebut sehingga tidak mau  menanam jagung, padi, kelapa, cengkih dan lain-lain, akibatnya susah sendiri. Sikap seperti inilah yang menjadi sasaran pengajaran Rasul Paulus. Ia mengunakan otoritas Allah dengan maksud untuk menunjukkan bahwa  ajaran/nasihat yang ia sampaikan bukan dari dirinya tetapi dari Tuhan Yesus Kristus sebagai kepala gereja.

Di Tesalonika, ada orang yang tidak melakukan pekerjaan. Mereka berpikir dan yakin bahwa Tuhan segera  datang pada saat itu juga, karena itu mereka merasa tak perlu bersusah-susah untuk bekerja. Mereka lebih mengutamakan hidup rohani (hanya beribadah) tetapi mengabaikan peker-jaannnya untuk memperoleh makanan. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan makanan, mereka meminta dari anggota jemaat yang tetap setia bekerja mencari nafkah. Dengan demikian jemaat diajar oleh Paulus supaya menjauhkan diri dari mereka yang tidak melakukan pekerjaannya atau malas. Menjauh bukan berarti memusuhi atau mengucilkan mereka yang malas tetapi untuk mendidik mereka supaya mereka menyadari kesalahan dan tidak terpengaruh dengan cara hidup yang keliru/tidak disiplin, namun tetap membangun persaudaraan. Kuncinya ialah jemaat diminta untuk menjauhi sikap malas, namun tetap mengasihi orang yang malas.

Kehidupan masa sekarang ini, kebutuhan manusia tidak hanya sekedar  makanan dan minuman saja tetapi  lainnya seperti kesehatan, pendidikan, rekreasi, tempat tingal yang modern, kendaraan, Media elektronik, dll. Untuk dapat memenuhi semuanya itu maka kita harus bekerja keras dan cerdas, ikhlas dan tuntas, serta berupaya menangkap berbagai peluang ekonomi di bidang pertanian, peternakan, perdagangan dan usaha lainnya. Oleh karena itu, marilah kita sebagai warga gereja agar tetap menunjukkan sikap disiplin sebagai pengikut Yesus Kristus dengan rajin berdoa, belajar firman Tuhan dan giat bekerja serta dapat mendidik orang malas. Amin.

Doa: Ya Tuhan anugerahkanlah Roh dan Hikmat-Mu bagi keluarga kami supaya rajin berdoa, belajar firman dan giat bekerja. Didiklah kami dengan Firman-Mu, supaya tidak ber-perilaku hidup malas. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here