RHK Rabu 17 Juli 2013

0
1284

Menghargai dan menghormati Pemimpin
Kejadian 41:41-45

Firaun melantik Yusuf menjadi pengurus pangan/ekonomi sekaligus Perdana Menteri/kepala pemerintahan di Mesir. Itu berarti Yusuf memiliki jabatan tertinggi sesudah Firaun. Firaun memberikan cincin materainya, pakaian yang hanya boleh dipakai oleh orang Mesir yang paling berkuasa, kalung kehormatan dan kereta kerajaan kepada Yusuf sebagai tanda kewenangan dan memberi kuasa kepadanya untuk mengeluarkan keputusan-keputusan yang resmi, dan berhak mengendalikan sepenuhnya hal-hal yang berkenaan dengan mati-hidupnya banyak orang dan penduduk harus “beri hormat” kepadanya.

Bahkan Yusuf diberi gelar Zafnat Paaneah yang berarti “seorang pengungkap rahasia” atau “orang yang kepadanya diungkapkan diungkapkan rahsia”. Yusuf dipercaya oleh Firaun karena memiliki ketajaman visi menerobosi masa depan. Orang yang mendapat kehormatan dan jabatan seharusnya memiliki ketajaman visi menerobosi masa depan. Tanggungjawab dan keputusan yang diambilnya sangat menentukan keadaan hayat hidup masyarakat yang dipimpinnya. Mengingat besar dan beratnya tanggung jawab tersebut maka harus dihargai dan dihormati sebagaimana layaknya.

Bacaan ini hendak mengarahkan kita sebagai warga Kristen agar menghargai dan menghormati mereka yang bertanggung jawab memimpin kita baik di jemaat maupun masyarakat, demikian sebaliknya orang mendapat kehormatan untuk menjadi pemimpin harus memiliki ketajaman visi menerobos masa depan untuk menghentar orang yang dipimpinnya ke masa depan yang gemilang. Amin.

Doa: Tuhan ajarkan kami senantiasa untuk menghargai dan menghormati mereka yang bertanggung jawab memimpin kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here