BAU KEMATIAN ATAU BAU KEHIDUPAN
2 Korintus 2:16
Ketika Injil diberitakan, respos orang berbeda-beda. Ada yang menerima dengan penuh semangat dan karena itu mereka menopang pekerjaaan Pemberita Injil. Tetapi ada juga yang menolak dan menentang, hati mereka dikuasai dengan kepicikan dan kerakusan, apalagi ketika merasa ruang kebebasan mereka dibatasi dengan segala aturan dan perintah Tuhan. Sikap ini menimbulkan bau busuk, bukan bau harum.
Sebagai keluarga, tentunya kita tidak mau disebut bau busuk atau bau kematian. Karena itu jagalah sikap kita. Biarlah Roh-Nya memampukan kita untuk membuang segala kebusukan yang menebarkan aroma tidak sedap seperti fitnah, iri hati dan kerakusan.
Ketika kita sebagai keluarga Kristen hidup dalam kerendahan, keutulusan, cinta kasih, maka pada saat yang sama kita telah menyebarkan bau kehidupan yang menghidupkan. Amin
Doa : Ya Tuhan, sanggupkan kami untuk menjadi bau harum Kristus yang menghidupkan keluarga dan semua orang. Amin