RHK Rabu, 22 Juli 2015

0
2012

Yusuf Sebagai Konselor

Kejadian 45:5

Kehebatan Yusuf dalam cerita ini bukan hanya sebagai aktor cerita yang kuat dan setia dalam menanggung penderitaan saja, tapi sebenarnya juga pada kesediaanya  menjadi konselor, yang menguatkan jiwa saudara-saudaranya. Yusuf tahu bahwa kehadirannya dan pengakuannya telah menjadi pukulan batin yang berat bagi saudara-saudaranya. Rasa bersalah yang sangat dalam telah membuat saudara-saudaranya tak berdaya dan Yusuf tahu itu. Karena itu ia tampil sebagai seorang konselor dengan membuka dirinya menjadi sahabat bagi saudara-saudaranya. Dan tindakan Yusuf ini benar-benar berhasil. Ibaratnya Yusuf telah menjadi obat yang manjur bagi saudara-saudaranya.

Betapa indahnya jika di tiap-tiap keluarga Kristen ada yang menunjukan simpati jika ada anggota keluarga yang menemui masalah, menjadi penghibur bila ada yang susah. Pasti akan ada begitu banyak pribadi-pribadi yang terselamatkan dari keputusasaan hidup ini. Kita harus jadi konselor bagi diri kita, keluarga bahkan semua orang. Amin.

Doa: Ya Tuhan ajarlah kami untuk memiliki sifat yang berempati satu sama lain di tengah keluarga, ketika ada pergumulan, sehingga terbina rasa kekeluargaan dan persahabatan sejati. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here