Yusuf Sebagai Konselor

Kejadian 45:5

Kehebatan Yusuf dalam cerita ini bukan hanya sebagai aktor cerita yang kuat dan setia dalam menanggung penderitaan saja, tapi sebenarnya juga pada kesediaanya  menjadi konselor, yang menguatkan jiwa saudara-saudaranya. Yusuf tahu bahwa kehadirannya dan pengakuannya telah menjadi pukulan batin yang berat bagi saudara-saudaranya. Rasa bersalah yang sangat dalam telah membuat saudara-saudaranya tak berdaya dan Yusuf tahu itu. Karena itu ia tampil sebagai seorang konselor dengan membuka dirinya menjadi sahabat bagi saudara-saudaranya. Dan tindakan Yusuf ini benar-benar berhasil. Ibaratnya Yusuf telah menjadi obat yang manjur bagi saudara-saudaranya.

Betapa indahnya jika di tiap-tiap keluarga Kristen ada yang menunjukan simpati jika ada anggota keluarga yang menemui masalah, menjadi penghibur bila ada yang susah. Pasti akan ada begitu banyak pribadi-pribadi yang terselamatkan dari keputusasaan hidup ini. Kita harus jadi konselor bagi diri kita, keluarga bahkan semua orang. Amin.

Doa: Ya Tuhan ajarlah kami untuk memiliki sifat yang berempati satu sama lain di tengah keluarga, ketika ada pergumulan, sehingga terbina rasa kekeluargaan dan persahabatan sejati. Amin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top