Berkata dengan Hikmat atau Pengetahuan

1 Korintus 12:8

Di lingkungan kekristenan seringkali memiliki persepsi atau pan-dangan yang salah tentang ‘berkata dengan hikmat’ dan ‘berkata dengan pengetahuan’, seakan memberi kesan bahwa berkata dengan hikmat lebih rohani dibanding berkata dengan penge-tahuan. Bagaimana pandangan Alkitab mengenai hal ini? Secara jelas dalam kitab 1 Korintus 12:8 tidak menunjukkan perbedaan antara perkataan hikmat dan perkataan pengetahuan karena keduanya merupakan karunia jika itu berasal dari Roh Kudus.

Dalam bahasa Yunani perkataan hikmat dituliskan dengan λογος δοφια (logos sophia) yang memiliki arti ucapan yang berhikmat melalui pekerjaan Roh Kudus pada suatu keadaan atau masalah yang khusus, dan perkataan pengetahuan ditu-liskan dengan λογος γνωσεως (logos gnoseôs) yang berarti kecakapan membentangkan dan menerangkan secara teoritis prinsip-prinsip mendasar atau pengetahuan yang lebih men-dalam dari doktrin Kristen. Hal ini menjelaskan bahwa akan menjadi berbeda tentunya jika perkataan yang dimiliki bukan berasal dari Roh, karena itu menjadi ‘perkataan hikmat manusia’ dan ‘perkataan pengetahuan manusia’, manusia memiliki kelemahan dan sangat terbatas sebaliknya apa yang berasal dari Roh Allah adalah sempurna dan tidak terbatas (di luar batas kemampuan manusia).

Sebagai keluarga Kristen kiranya kita tidak menerapkan perkataan hikmat manusia dan perkataan pengetahuan manusia, melainkan melalui kuasa dari Roh Kudus kita dimampukan memiliki perkataan hikmat dan perkataan pengetahuan yang dapat menguatkan iman percaya dan memberi pengajaran tentang kebenaran akan firman Tuhan. Amin.

Doa: Ya Tuhan, buatlah kami lebih memahami akan firman-Mu, sehingga kami dapat memiliki perkataan hikmat dan perkataan pengetahuan yang berasal dari pada-Mu. Amin

UNDUH GAMBAR RHK HARI INI

Scroll to Top