RHK Rabu, 4 November 2015

0
2204

Hikmat Yang Lahir Dari Kelemahlembutan

Yakobus 3:13

Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Inilah pertanyaan menantang yang membuka perikop pembacaan Perjanjian Baru untuk minggu yang berjalan ini. Penulis surat ini yang disapa Yakobus, terkenal dengan penekanannya mengenai keseimbangan antara iman dan perbuatan. Ia mengatakan, iman tanpa perbuatan adalah mati; sebab itu, nyatakanlah iman itu! Sebab itu, pertanyaan dalam ayat 3 ini bukanlah pertanyaan yang harus dijawab oleh setiap orang dengan mengatakan “saya orang yang bijak dan berbudi”. Tidak! Tujuan pertanyaan ialah memberi peneguhan bahwa hendaklah kebijakan dan budi itu nampak dalam hidup setiap hari. Perikop kita menyebutkan bahwa cara menampakkannya antara lain adalah dengan menya-takan perbuatan dengan hikmat yang lemah lembut yaitu hikmat yang mendatangkan damai, sejahtera, kasih mesra serta perbuatan baik. Hikmat yang lemah lembut akan melembutkan hati yang keras dan mengurangi tindakan-tindakan kekerasan yang marak sekarang ini. Kiranya tantangan dan anjuran Yakobus menjadi pemicu semangat kita untuk menciptakan kehidupan keluarga yang baku-baku sayang dan tentram sejahtera. Amin.

Doa: Ya Tuhan, ajarkanlah kami agar dapat meneladani orang-orang yang berhikmat Ajarkan kami untuk berinteraksi dengan hikmat yang lemah lembut. Jauhkan kami dari kesombongan serta pikiran-pikiran untuk melakukan keke-rasan. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here