RHK Rabu, 6 Juli 2016

0
1860

Janganlah Jemu untuk Berdoa

Kolose 1:9a 

          Ciri khas surat Paulus, yakni mendoakan jemaat. “Kami tiada berhenti berdoa untuk kamu”, ini adalah bentuk perhatian yang dalam dari Paulus untuk jemaat Kolose yang diperhadap-kan dengan para pengajar palsu. Apa yang didengar oleh Paulus pada Epafras adalah beban, pergumulan jemaat. Sebab itu ia menggunakan doa sebagai jalan dan jawaban atas pergumulan jemaat. Doa-doa Paulus merupakan bahan pelajaran yang sangat berharga. Doa ini bukan saja menceritakan keinginan Paulus terhadap jemaat Kolose tetapi memberikan nilai tentang doa orang beriman. Paulus menekankan kemantapan doanya terhadap mereka yang diperhadapkan dengan tanggungan. Paulus juga menekankan untuk tidak jemu berdoa bagi orang lain.

          Dari cara Paulus, kita mendapatkan sesuatu yang sangat berharga dalam hidup, bahwa doa tidak hanya bentuk permo-honan kita kepada Tuhan. Tetapi doa adalah juga bentuk perhatian kita bahkan jawaban kita atas pergumulan hidup orang lain. Sebab itu marilah kita selalu menyatakan keinginan kita dalam doa, tanpa jemu berdoa untuk orang lain juga. Jadikanlah doa bagian hidup kita. Bukankah doa adalah tempat yang aman bagi kita untuk menceritakan apa saja kepada Tuhan?  Yesus mengajar pada kita bila kita berdoa masuklah ke dalam kamar, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu. (Matius 6:6). Sebagai keluarga marilah kita selalu saling mendoakan, jangan nanti waktu susah baru berdoa tapi dalam segala hal. Amin.

Doa: Ya Tuhan kami sangat bersyukur kepada-Mu oleh karena Firman-Mu hari ini telah mengajar kami untuk tidak jemu berdoa. Berkatilah keluarga kami, juga orang-orang yang berada dalam berbagai pergumulan. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here