RHK Sabtu, 11 Juli 2015

0
2047

Keluarga Menjadi Bait Allah yang Kudus

Efesus 2:21-22

Rasul Paulus menuliskan suratnya kepada jemaat Efesus supaya hidup dalam kekudusan yang dibangun atas dasar Kristus Yesus, seperti diberitakan oleh para rasul. Hal ini dikatakan bahwa “di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan yang rapih tersusun.” Artinya bahwa sebagai orang beriman jemaat Efesus tidak boleh tercerai berai satu dengan yang lain, tetap kokoh dan kuat di dalam Tuhan Yesus. Paulus mengunakan simbol kata “dibangun yang rapi tersusun,” karena jemaat adalah tempat kediaman Roh Allah. Keluarga menjadi bait Allah yang kudus harus dapat mempraktikkan iman yang berbuah. Akan tetapi disadari masih ada keluarga yang tidak lagi menjawab kebutuhan rohani dari anggota keluarga yang adalah Bait Allah. Misalnya ada orang tua yang lebih senang dengan kehidupan yang suka mabuk-mabukan, main judi, membiarkan anak-anak berjam-jam mengakses internet, sehingga anak-anak tersebut kurang mendapat perhatian. Marilah kita sebagai keluarga dan gereja terus mendewasakan iman kita di dalam Kristus Yesus yang menyelamatkan itu, dengan menjadikan keluarga kita sebagai tempat kediaman-Nya, dan menjaga agar keluarga kita tetap menjadi Bait Allah yang kudus. Amin.

Doa: Ya Tuhan ajarilah kami untuk tetap bertumbuh dalam Kristus yang telah memberikan jalan keselamatan kepada kami keluarga. Tolong kami Tuhan supaya keluarga kami tetap utuh dan harmonis antara orang tua dan anak-anak. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here