RHK Sabtu, 11 Oktober 2014

0
1139

 

 

 

Hidup adalah Pilihan
1 Timotius 6:11-12

 

Banyak orang yang telah mengaku percaya tetapi tidak hidup dalam kebenaran yang sesungguhnya, padahal ia tahu mana yang benar dan mana yang salah dihadapan Allah, sehingga tanpa disadari kita telah menempatkan diri sebagai umat yang tidak dipilih Allah. Padahal pemilihan Allah adalah anugerah yang terindah dalam hidup. Kecenderungan untuk memberontak dan berbuat dosa lebih menguasai kita, karena tidak berupaya untuk melawan dosa dan lebih memilih hidup dalam kesenangan yang semu. Timotius sudah termasuk yang memilih dan terpilih dari sekian banyak yang terpanggil dalam kerja pelayanan (“banyak yang dipangil tetapi sedikit yang dipilih” Mat. 22:14). Itulah sebabnya Paulus menasehati Timotius supaya bersungguh-sungguh atas panggilannya sebagai pengikut Tuhan dengan menjaga kehidupannya untuk senantiasa bersih dari hal-hal yang menjeratkan, seperti cinta uang. Selanjutnya Paulus mengajarkan mengenai kebajikan-kebajikan kekeristenan seperti: keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan, sambil memelihara perjuangan iman sampai akhir, sehingga layak menjadi teladan dan menikmati kehidupan yang kekal. 

Sebagai keluarga Kristen yang telah dipilih Tuhan untuk menjadi alat kesaksian dalam kebenaran, terpanggil untuk terus-menerus menjadi saksi dalam hidup beriman. Karena Tuhan mengaruniakan segala yang baik dalam hidup kita. Firman Tuhan berkata: ”bukankah juga bahwa setiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap berbuatan-perbuatan baik” (2 Timotius 3:17). Amin.

 

Doa : Ya Tuhan berilah kami kekuatan untuk hidup dalam kebenaran dan senantiasa memilih hidup bersama dengan-Mu. Amin.

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here