RHK Sabtu, 15 Oktober 2016

0
1325

Jabatan Bisa Membawa Sejahtera Tetapi Juga Bisa Membawa Penderitaan

 Yesaya 22:25

Jabatan atau kedudukan seseorang pada realitasnya ada masa-nya, di mana seseorang akan mengalami pergantian jabatan atau bebas tugas oleh karena faktor kontrak atau jabatan berakhir (pensiun). Hal itu tentu lumrah dan sesuatu yang harus siap kita hadapi dan alami. Tetapi bila jabatan yang kita peroleh harus dilepas oleh karena faktor faktor lain, misalnya terjadi pelanggaran kode etik, yakni ada kesalahan, maka di sini kita harus introspeksi, kenapa jabatan itu harus digantikan atau terlepas!. Dan alangkah tragis lagi bila pergantian tersebut oleh karena ulah keluarga, yakni istri yang materialistik atau memenuhi tuntutan anak-anak yang mengikuti jaman. Maka di sini kita saksikan begitu banyak keluarga kristiani terjebak pada persoalan seperti ini.

Yesaya dalam bacaan ini bernubuat terhadap “gantungan kunci yang dipasang kuat kuat di tembok” bagi Elyakim sebagai pejabat istana, tidak akan kuat lagi, akan mengalami kehancuran. Di si-ni  Elyakim terjebak pada tuntutan nepotisme dan kolusi bersama ke-luarganya. Sehingga dia harus menerima risiko kehilangan jabatan. Jabatan bisa mensejahterakan keluarga tetapi ingat dengan jabatan yang sama bisa  menjatuhkan kehormatan keluarga. Oleh sebab itu kita memerlukan kerendahan hati mempergunaan jabatan sebagai anugerah yang harus dipertangungjawabkan kepada Tuhan. Amin.

Doa: Tuhan tolong keluarga-keluarga kristiani agar dapat mempergunakan jabatan yang ada untuk keselamatan dan kesejahteraan umat. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here