RHK Sabtu, 22 Agustus 2015

0
1782

Mensejahterakan dan Menjadi Berkat

Yeremia 29:7

          Sekarang orang yang mencari kerja banyak, sedangkan lapangan pekerjaan sedikit. Berikut ini beberapa fenomena yang terjadi sehubungan dengan kerja/bekerja atau pekerjaan yaitu: ada yang tidak mau bekerja, ada yang hanya suka memilih-milih pekerjaan, sebagian orang menganggap bekerja adalah beban sehingga bekerja tapi tidak tekun, tidak serius dan setengah hati. Padahal dewasa ini kita tahu baik di desa maupun di kota banyak persaingan, makanya untuk mem-bangun kesejahteraan diperlukan pekerja keras yang ulet dan trampil. Orang yang hanya pasrah dengan keadaan akan menjadi terkebelakang dan sulit untuk beradaptasi dengan kehidupan.

Kita menyadari bahwa kota menjadi pusat ekonomi dan perdagangan. Karenanya banyak orang mengadu nasib di kota demi perbaikan hidup agar kondisi ekonomi menjadi lebih baik. Namun terkadang banyak orang menuai kegagalan karena hanya berniat coba-coba mengadu nasib di kota, karena tidak siap dengan pengetahuan, keahlian, ketrampilan dan tekad untuk maju membangun hidup.

Ketika kita ke kota, itu berarti kita sebagai pendatang. Seperti bangsa Yehuda yang dibuang di Babel diperintahkan Tuhan Allah begini: usahakanlah kesejahteraan kota kemana kamu Aku buang, dan berdoalah…”. Perintah itu juga bagi kita, baik kita sebagai pendatang di desa atau di kota dimana kita tinggal dan bekerja, kita harus mengupayakan kese-jahteraan. Selain itu kita juga harus tetap berdoa agar kesejahteraan diberikan Tuhan untuk kota dan desa. Sebab kalau desa dan kota kita sejahtera, berkembang dan maju berarti kita pun turut diberkati-Nya.

Kesejahteraan itu dimulai pada instansi terkecil dalam masyarakat suatu desa atau kota yakni keluarga. Oleh karena itu membangun kehidupan keluarga merupakan hal yang utama bagi kehidupan masyarakat. Kehadiran keluarga kita kiranya menjadi berkat bagi banyak orang, bagi desa atau kota di mana kita tinggal. Mari kita berprinsip “Di mana telapak kaki saya berada maka disitulah saya meletakkan berkat bagi kesejahteraan sesama manusia yang hidup, baik di desa maupun di kota.” Amin.

Doa: Tuhan Yesus Anak Allah yang berkuasa. Kami ingin menjadi berkat bagi sesama. Tolonglah supaya kami tetap membangun solidaritas Kristiani untuk mensejahterakan sesama kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here