RHK Sabtu, 24 Januari 2015

0
1757

Pengampunan

Zakaria 10:9

Perkataan ini mungkin pernah  kita dengar diucapkan oleh seseorang yang sedang marah: “ludah yang sudah kubuang tidak mungkin kujilat kembali (perkataan yang sudah kuucapkan tidak mungkin ditarik kembali).” Suatu perkataan yang keras yang kedengaran tidak ada unsur pengampunan atau kasih.

Zakharia 10:9 memberi kesan lain tentang betapa besarnya kasih Allah terhadap umat Israel walaupun mereka telah menyakiti hati Allah dengan perbuatan dosa tapi Allah tetap mau memberi pengampunan kepada umat Tuhan. Kata menyerakkan adalah gambaran bangsa Israel yang terbuang atau terhukum, tapi karena kasih Allah, mereka akan dikumpulkan kembali. Praktek pengampunan adalah tema pembebasan Allah terhadap Israel dalam kitab Zakharia ini. Allah mau memberi kesempatan lagi bagi umat untuk dipulihkan, dibebaskan. Benar kata firman “Sekalipun dosamu merah seperti kirmisi akan menjadi putih seperti salju ( Yes.1:18)”.

Murid Tuhan Yesus pernah bertanya pada Yesus, “Guru sampai berapa kalikah kita mengampuni? Tuhan Yesus berkata! Sampai 70 kali 7 kali (Mat. 18:21). Konsep pengampunan Allah terhadap umat Israel harus jadi konsep pengampunan gereja. Gereja dalam hal ini umat harus selalu memberi ruang bagi pengampunan. Allah saja melakukannya bagi kita apalagi kita. Saat ini banyak muncul aliran-aliran denominasi gereja disebabkan karena pertentangan yang tidak berakhir pada perdamaian dan pengampunan. Sikap dendam sering dilakukan oleh anak-anak Tuhan termasuk sering terjadi di tengah keluarga. Suami, istri karena berbagai masalah tidak lagi memberi ruang untuk saling mengampuni, semua bertahan pada kekerasan hati begitupun anak terhadap orang tua sering terlihat kekerasan hati. Firman Tuhan berkata, ”janganlah matahari terbenam sebelum padam amarahmu” (Efesus 4:26) sikap kasih, perdamaian serta pengampunan sebenarnya adalah kunci suatu iman orang yang percaya pada Tuhan Yesus Kristus. Amin.

Doa: Ya Tuhan buatlah keluarga kami hidup dalam pengampunan-Mu yang besar dan ajarlah kami untuk selalu memberi ruang untuk kasih dan pengampunan itu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here