RHK Sabtu, 6 Februari 2016

0
1706

Bukan Umat Allah, Menjadi Anak Allah Yang Dikasihi-Nya

Roma 9:25-26

Sebagai orang beriman yang dikaruniai Allah hidup di dunia ini, tentu kita  berharap agar kita senantiasa mendapat predikat sebagai umat Allah yang dikasihi-Nya. Namun kerinduan itu harus dibarengi dengan keinginan kita untuk selalu mentaati apa kehendak Tuhan yang harus menjadi landasan dan pola hidup kita sehari-hari.

Oleh sebab itu bacaan Alkitab kita hari ini sebagai kesimpulan dari ayat-ayat sebelumnya hendak menegaskan tentang kemu-rahan dan belas-kasihan kepada siapa yang dikehendaki Tuhan dalam rencana penyelamatan-Nya. Dan itu adalah hak Tuhan yang sudah berlaku bagi umat-Nya di masa lalu dan siapapun termasuk jemaat di Roma tidak boleh membantahnya. Karena itu Paulus mengutip Firman Tuhan kepada bangsa Israel melalui nabi Hosea apabila mereka bertobat dari penyembahan berhala dan berbalik untuk setia kepada Allah (Hos. 1:10; 2:22). Untuk itu Allah akan merangkul mereka untuk menikmati kehidupan baru, sehingga yang tadinya bukan lagi umat Allah akan berganti menjadi umat yang dikasihi-Nya. Bahkan di manapun mereka hidup dan berada, Allah akan senantiasa menjaga dan meme-lihara umat-Nya, sebab di sana berdiam anak-anak Allah yang dikasihi-Nya.

Kita sebagai satu persekutuan keluarga Kristen yang dikasihi-Nya, diperkenankan Tuhan untuk hidup di tengah dunia dan bangsa ini yang tidak sepi dari berbagai tantangan dan pergumulan hidup. Untuk itu kita hendaknya senantiasa setia beriman kepada Allah yang menyatakan kasih-Nya dalam Yesus Kristus, bagi dunia dan kita manusia. Amin. 

Doa: Ya Tuhan, kami bersyukur sebab kemurahan dan belas-kasih-Mu telah memungkinkan kami menyatu dalam satu keluar-ga Kristiani. Anugerahkanlah kami iman yang teguh kepada-Mu dalam kehidupan di dunia dan bangsa ini yang penuh tantangan dan pergumulan sehingga kami senantiasa setia kepada-Mu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here