RHK Selasa, 1 Desember 2015

0
2175

Sukacita dalam Tuhan

Yesaya 9:2a

Sukacita berbeda dengan senang. Kalau senang ditentukan oleh situasi dan kondisi. Kalau “sikon”nya baik pasti orang merasa senang. Sebaliknya kalau “sikon”nya tidak baik, orang sulit bahkan tidak merasa senang. Kalau sukacita tidak tergantung pada “sikon”. Baik atau tidak baik waktunya orang tetap dapat bersukacita karena sukacita adalah bentuk ekspresi adanya kualitas iman seseorang yang hidup dalam kasih karunia Allah.

Sukacita adalah ekspresi rasa bahagia bercampur syukur karena diberkati. Sukacita karena keselamatan yang diberikan Tuhan bukan terutama karena keadaan sejahtera yang menggantikan kegelapan dan kekelaman. Keadaan sejahtera itu hanya merupakan tambahan ketika terang Tuhan hadir terlebih dahulu sebagaimana yang dialami oleh umat Israel. Mereka dapat memiliki sorai-sorai, dan sukacita karena Terang Tuhan hadir bersama mereka. Sebagai keluarga Kristen mari kita dahulukan memohonkan kehadiran Tuhan melalui ibadah, seperti ini dan jangan andalkan harta, jabatan dan kekuatan lainnya untuk mendapatkan sukacita. Kalau ini kita lakukan, maka bukannya sukacita yang kita dapatkan melainkan dukacita.

Kita percaya jika terang Tuhan hadir dalam keluarga kita, maka sukacita dalam Tuhan akan terus kita nikmati bersama. Amin.

Doa: Ya Tuhan terima kasih, karena Engkau terus menaungi keluarga kami. Kami dapat bersukacita dan dimampukan untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here