RHK Selasa, 10 September 2013

0
1165

Tatacara dan Calon yang dapat dipilih

Ulangan 1 : 13 – 15

Mencari seorang pemimpin yang baik tidaklah mudah. Karena itu diperlukan suatu proses/tatacara pemilihan. Namun sangat disayangkan tatacara pemilihan yang demokratis sering diabaikan, sehingga hasilnya mengecewakan dan berdampak buruk dalam pelayanan. Alkitab jelas memberikan petunjuk kepada jemaat supaya pemilihan pelayan dilakukan secara demokrasi, melibatkan semua anggota, bebas, jujut dan adil. Setipa pemilih harus memilikik kedewassan iman untuk memilih pemimpin yang

dikehendaki Allah. Karena itu pemilihan adalah merupakan ibadah untuk mecari kehendak Tuhan. Calon yang dapat dipilih yakni orang-orang yang : bijaksana, artinya : mereka yang mampu menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah baru. Berakal budi : artinya : mereka mampu bekerja sama, menjadi pemimpin yang kolektif dengan pemimpin lainnya. Berpengalaman artinya : mereka suda dikenal betul imannya, perilakunya dalam keluarganya dan jemaat. Jadi bukan yang baru bertobat atau yang dapat tergoda dengan berbagai ajaran yang menyesatkan.

Sebagai keluarga Kristen marilah kita meminta petunjuk Tuhan untuk mengerti dan mengenal orang yang dapat dipilih. Amin

Doa : Ya Tuhan terangi hati kami dengan Roh-Mu yang kudus agar kami dapat mengikuti pemilihan sesuai tatacara dan criteria pemilihan. Amin

 

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here