RHK Selasa, 15 Maret 2016

0
1860

Duka Berubah Suka

Yohanes 16:20–22

Ungkapan “Suka duka dipakai-Nya untuk kebaikan-ku”, adalah kalimat dalam Kidung Jemaat No. 408:1 bagian akhir yang dinyanyikan dua kali, lirik lagu ini tentu memberi arti bagi setiap kita. Realita kehidupan membuktikan bahwa setiap manusia pasti menjalani hidup suka dan duka, gembira dan sedih silih berganti. Tidak seorangpun yang luput dari rasa duka.

Dalam bacaan kita hari ini Yesus mau menggambarkan situasi yang akan dihadapi oleh para murid bahwa mereka akan menangis dan meratap, akan diliputi dukacita tetapi akan berubah menjadi sukacita. Ratap tangis dan dukacita adalah sesuatu yang harus dihadapi dengan kepastian bahwa dalam keadaan seperti ini pasti Tuhan hadir. Karena itu Paulus berkata janganlah berduka cita seperti orang yang tidak berpengharapan (1 Tes. 4:13). Para murid akan berduka karena kematian Yesus tapi akan segera menjadi sukacita karena kebangkitan-Nya. Penderitaan dan kematian Yesus mendatangkan rasa duka yang mendalam, tetapi kebangkitan Yesus mendatangkan sukacita karena maut telah dikalahkan dan keselamatan telah menjadi bagian setiap orang yang percaya dan melakukan kehendak-Nya.

Sebagai Keluarga Kristen marilah kita sikapi suka dan duka kehidupan sambil tetap berpengharapan kepada DIA Yesus yang telah menang. Marilah kita terus berjuang dalam hidup ini kala duka kita di dalam Yesus dan dikala suka kita bersamaYesus. Amin.

Doa: Terima kasih Tuhan untuk suka-duka kehidupan yang menyadarkan kami bahwa sesungguhnya kemampuan kami terbatas. Kiranya kuasa-Mu terus menjadi nyata dalam perjuangan hidup, agar kesempurnaan hidup dalam Tuhan boleh menjadi bagian keluarga kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here