RHK Selasa, 22 September 2015

0
2434

Iri hati dan Perselisihan

1 Korintus 3:2-3 

          Iri hati dan perselisihan yang terjadi di Korintus menunjukkan bahwa mereka tidak lagi menjadi diri mereka sendiri melainkan seperti orang lain. Sudah bertobat dan menerima Injil tetapi prilaku dan sikap hidup mereka tidak mencerminkan orang yang telah bertobat dan menerima Injil. Ini adalah ciri dari orang-orang yang keras kepala, yang tidak menghargai hidup sebagai anugerah Tuhan. Paulus memberi gambaran, sama seperti bayi yang belum boleh makan makanan yang keras, maka susulah yang pantas untuk diberikan kepada mereka, karena ini hal yang manusiawi.

          Hal di atas juga banyak kali terjadi dalam hidup kita sebagai warga gereja. Iri hati adalah sifat alami manusia, pertanda juga bahwa kita masih seperti bayi yang belum bisa makan makanan yang keras. Namun sebagai manusia rohani kita diajak untuk belajar bagaimana menghargai hidup sebagai berkat dan anugerah Tuhan, lewat sikap, prilaku dan tindakan kita terhadap sesame, agar tidak sampai terjadi perselisihan yang dapat mengakibatkan perpecahan yang tidak diinginkan oleh semua orang.

          Sebagai keluarga Kristen firman Tuhan ini mengajak kita untuk menghindari iri hati yang menjadi pemicuh perselisihan mulai dari dalam keluarga. Amin.

Doa: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk tahu menghargai hidup ini, agar sikap, tindakan, perilaku bahkan tutur kata kami tidak menimbulkan iri hati dan perselisihan. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here