Hidup dalam Pengenalan akan Allah yang Benar
2 Tawarikh 15:3
Pernahkah kita bertanya dalam diri kita, apakah kita sungguh-sungguh telah mengenal Allah yang benar? Bagi orang yang mengaku percaya mungkin akan malu jika menjawab “belum”. Sadarkah kita bahwa manusia cenderung memahami Allah menurut persepsi dan kepentingannya? Buktinya, manusia sering bersumpah demi Allah untuk mem-bela kepentingan dirinya sendiri. Manusia sering membawa nama Allah untuk melegitimasi pertentangan yang dibuat oleh manusia. Allah sering diperalat manusia untuk membenarkan diri sendiri dan menghakimi orang lain.
Kita perlu memeriksa diri kita. Dimanakah kita menempatkan Allah dalam hidup? Sesungguhnya Allah memilih kita untuk menjadi alat-Nya. Bukan sebaliknya kita memperalat Allah demi sesuatu yang kita klaim benar. Karena itu sering kita dengar orang berkata: “demi Tuhan…”. Allah memilih kita untuk mematuhi hukum-Nya berdasar pada kasih. Ingat jika kita hidup tanpa Allah yang benar, maka tidak ada ajaran dan hukum yang benar, akibatnya kita akan hidup dalam kesesatan dan kebinasaan. Semoga hal ini tidak terjadi dalam keluarga kita. Mari kita hidup mengenal Allah yang benar dalam Yesus Kristus. Amin.
Doa: Ya Tuhan, berilah kami hikmat untuk mengenal dengan benar dan mengerjakan kebenaranMu di dunia. Amin.