RHK Selasa, 26 April 2016

0
1735

Mengasihi dengan Tulus

Lukas 6:31 

Kita seringkali mengalami persoalan di dalam kehidupan rumah tangga dimana ada orang tua secara radikal memaksakan kehendaknya kepada anak-anaknya sehingga menimbulkan kebencian dan kemarahan kepada anak tersebut jika tidak menuruti kehendak orang tua. Firman Tuhan mengatakan “Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka” artinya barang siapa menghendaki yang baik  terhadap dirinya, maka berbuat baik juga kepada sesama manusia. Firman ini memberi pengertian bahwa manusia diciptakan sama derajatnya termasuk dalam hal mengasihi. Kasihilah Tuhan Allahmu dengan hatimu seperti mengasihi dirimu sendiri. Namun kadang sebaliknya kita lebih mengasihi diri kita dari pada mengasihi Tuhan. Ada orang hanya ingin dimengerti tetapi tidak ingin mengerti orang lain seperti otoriter dalam mendidik anak-anak dalam lingkungan keluarga bahkan sering terbawa dalam pekerjaan yang ia tekuni. Mengasihi dengan tulus tidak menuntut balas untuk dikem-balikan apa yang dia sudah berikan kecuali “arisan” yang disebut take and give.

Kalau  suami  dalam keluarga suka disayangi oleh istri, maka  suamipun  juga harus mencintai istri, supaya  tidak terjadi perselingkuhan dan perceraian dalam hidup rumah tangga. Begitu anak-anak dalam keluarga Kristen untuk saling mengasihi sebagai kakak beradik. Dengan demikian praktik kekristenan dalam keluarga terlihat dengan jelas karena adanya hubungan yang harmonis dan tulus satu dengan yang lain. Amin.

Doa: Tuhan ikatlah kasih di antara kami sebagai satu keluarga yang diberkati, supaya hubungan kami terjalin harmonis. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here