Pembawa Kabar Sukacita

Kolose 1:6b-8 

          Injil adalah kabar baik, maka harus diberitakan kepada semua orang. Semua orang Kristen memiliki tanggung jawab menjadi pembawa berita sukacita.  Bagi Paulus Injil berbuah dan berkembang di seluruh dunia karena dalam Injil ada kekuatan dan kesanggupan. Injil menceritakan perbuatan ajaib Yesus Kristus yang memiliki kuasa untuk menguasai dunia. Ia menjelaskan sejak Jemaat Kolose mendengar Injil sesungguhnya telah mengubah pandangan mereka tentang hidup sebagai kasih karunia Tuhan. Hidup adalah milik Kristus, hidup adalah anugerah Tuhan. Injil itu berbuah, menurut Paulus, berbuah merupakan bukti pertobatan karena percaya kepada Yesus Kristus. Epafras disebutnya sebagai kawan pemberita Injil yang telah membuat jemaat Kolose tidak terpengaruh dengan ajaran-ajaran sesat dan membuat mereka mengerti bagaimana hidup dalam kasih karena pertolongan Roh Kudus.

          Karena kasih Allah kita menerima hidup sebagai anugerah. Sebab itu kita diingatkan untuk tidak menyia-nyiakan hidup ini, tetapi menjadikan hidup ini berguna, menjadikan hidup tempat yang tepat bagi Injil Kristus. Berbuat baik kepada orang lain, hidup dalam kasih tidak hanya menjadi kewajiban kita, tetapi bukti buah dari Injil Kristus. Kasih dalam keluarga harus benar-benar mengikat kita, kasih yang mengikat kita harus berwujud pada persaudaraan yang rukun dan damai. Amin.

Doa: Tuhan Yesus terima kasih karena hari ini, Engkau mengajar kami untuk hidup dengan berpedoman pada Injil-Mu. Jadikanlah kami sebagai pembawa kabar baik, saling mengasihi satu terhadap yang lain. Amin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top