RHK Selasa, 7 Mei 2013

0
1261

Tindakan Allah dan Respons Umat

Zakharia 8 : 14 – 17

 

Tak selamanya mendung itu kelarbu. Tujuh puluh tahun Yehuda berada di pembuangan di Babilonia. Namun, Tuhan tetap mengingat mereka sebagai bangsa yang harus menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain, sebagaimana janji berkat yang pernah diucapkan-Nya kepada Abraham (Kej 12:3). Pemulihan yang dikerjakan Allah harus direspons dengan pertobatan dan pembaharuan hidup umat Allah. Hal itu harus dibuktikan dalam berbicara yang benar dan jujur, taat hokum, tidak merancang kejahatan terhadap orang lain serta tidak bersumpah palsu.

 

Namun, praktek membuktikan, banyak orang hanya mau yang bagus-bagus saja. Mereka suka berdoa memohon pertolongan dan berkat Allah, tetapi kelakuan mereka tidak berubah. Banyak gosip dan pengunjingan menjadi makanan sehari-hari, banyak pelanggaran hokum dianggap sebagai hal biasa, termasuk mereka yang kenal hokum sekalipun orang tidak puas bila keinginannya tidak terkabul kendati dilakukan dengan cara-cara yang licik, dan masih banyak orangt yang gemar bersumpah palsu, dan lupa bahwa supah yang mengikat Tuhan dalam perkataan, sebenarnya bisa menjadi bencana bagi orang lain, padahal Tuhan adalah Maha mengetahui segalah gerak gerik kehidupan dan tidak dapat diintervensi dalam tindakan-Nya. Karena itu, berbuatlah yang baik dan cintailah sesamamu. Dengan berbuat demikian, kita bebas melakukan apa saja dan hidup kita selalu terarah untuk memuliakan Tuhan. Amin

 

Doa : Ya Tuhan, biarlah kami mengerti maksud-Mu, sehingga kami akan berupaya mengabdikan diri kami bagi kemaslahatan/kebaikan banyak orang dan bagi kemuliaan nama Tuhan. Demi Kristus, kami berdoa. Amin

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here