RHK Selasa, 8 September 2015

0
2724

Peduli kepada Saudara Sambil Beribadah kepada Tuhan

Ibrani 10:22–25

Di dunia modern kita sekarang, banyak orang percaya yang kurang bahkan tidak lagi peduli kepada sesama sauda-ranya. Padahal ia adalah orang yang suka beribadah. Sebagai contoh ada orang yang rajin beribadah keluarga, beribadah kolom, beribadah dalam lingkup kategorial BIPRA bahkan jemaat, tetapi tidak mau memperhatikan, membantu dan menopang orang lain serta terlibat dalam kegiatan-kegiatan diakonal lainnya. Padahal di sekitarnya banyak orang yang sangat membutuhkan kepedulian yakni uluran tangannya untuk keluar dari masalah kehidupan.

Dalam bagian Alkitab yang kita baca ini, penulis kitab Ibrani mengajak orang percaya, untuk menghadap Allah dengan hati yang bersih, karena telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh yang telah dibasuh dengan air yang murni. Pengakuan iman inilah yang menjadi dasar orang percaya untuk saling peduli, sambil beribadah kepada Tuhan.  Mereka harus saling memperhatikan, saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Di samping itu mereka tidak boleh menjauhkan diri dari ibadah-ibadah, dengan kata lain ibadah yang dijalankan harus berbarengan dengan sikap peduli kepada orang lain. Oleh sebab itu mereka harus saling menasehati dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan.

Sebagai orang percaya yang sudah dibaharui oleh Tuhan, keluarga kita terpanggil untuk saling peduli satu sama lain. Di samping itu kita juga harus menjadi keluarga yang beribadah kepada Tuhan. Semoga atas pertolongan Tuhan, kita boleh menjadi keluarga yang saling peduli dan terus beribadah kepada-Nya. Amin.

Doa: Ya Tuhan, kami percaya bahwa kami dipanggil bukan hanya untuk beribadah kepada-Mu tetapi dipanggil juga untuk saling peduli satu sama lain. Oleh sebab itu tolonglah kami untuk saling memperhatikan, sambil terus beribadah kepada-Mu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here