Terpujilah Tuhan
Lukas 1:68-70
Mengapa kita harus memuji Tuhan? Di saat mana kita memuji Tuhan? Kadang kita memuji Tuhan dis aat senang, sukses, dan menerima berkat. Namun ketika dalam keadaan susah, menderita dan dalam kekurangan kita tidak mampu berkata: Terpujilah Tuhan. Seharusnya dalam keadaan apapun yang kita alami siap untuk menerima, bersyukur, memuji dan percaya akan Tuhan.
Malaikat menyampaikan bahwa “Elisabet isterimu akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu, dan haruslah engkau menamai dia Yohanes. Zakharia tidak percaya dan tak dapat menerimanya sehingga ia menjadi bisu (Luk 1:19-20). Akhirnya Zakharia percaya kepada perkataan malaikat dan perkataan yang pertama diucapkan oleh Zakharia adalah Terpujilah Allah. Zakharia memuliakan Allah karena Dia melakukan perbuatan-perbuatan yang besar. Perbuatan Allah yang besar dimana Ia telah melawat dan menegakkan tanduk keselamatan yaitu Mesias. Mesias itu adalah keturunan Raja Daud dan dari dahulu Allah telah menjanjikannya dengan perantaraan nabi-nabi. Zakharia menaikkan rasa syukur juga karena Allah menepati janji-Nya yang dulu.
Bacaan ini mengajarkan diminggu-minggu adven ini untuk tidak meragukan Tuhan yang menjadi penolong dan sumber berkat. Dialah Tuhan yang menyatakan kehendak-Nya bagi umat-Nya. Oleh karena itu sebagai keluarga kristen memusatkan perhatian kepada anugerah terbesar Allah berupa Putra-Nya bagi kita. Dialah sang Mesias, Juruselamat, Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Marilah kita menghargai karunia terbesar yang telah kita terima dari Allah dalam Yesus Kristus. Bersyukurlah, Pujilah Allah dan muliakan Allah dalam hidup kita disetiap hari dan selamanya. Amin.
Doa: Ya Tuhan, tolonglah kami menghadapi berbagai keadaan hidup, agar kami tetap percaya kepada-Mu. Ajar kami bersyukur dan memuji, memuliakan Tuhan diseluruh hidup kami. Amin.