RHK Senin, 29 Februari 2016

0
1631

Yesus, Allah yang hidup

Wahyu 2:8b

Suatu ketika seorang pendeta mengajak jemaatnya untuk menanam jagung. Ketika rencana ini dibahas dalam sidang majelis, muncul reaksi-reaksi penolakan. Alasannya bahwa dari pengalaman yang ada bahwa itu tidak meng-untungkan. Di samping kegagalan karena hama, juga harga tidak menjamin.

Beberapa bulan berselang, harga jagung tiba-tiba melonjak. Ada beberapa petani yang menanam sangat bersyukur. Tapi sebagian jemaat sangat menyesal karena menolak program itu.

Manusia sering terpaku dengan masa lalu dan masa kini. Tapi gagal mengantisipasi masa depan. Pengalaman masa lalu dijadikan tolok ukur kehidupan masa depan sehingga keyakinan akan janji Allah akan masa depan yang indah sering dianggap suatu yang bersifat hayalan.

Yesus adalah Allah yang hidup. Dari Awal dan Akhir rancangan Allah atas manusia adalah kehidupan. Kuasa maut tidak dapat mengancam kehidupan ini, karena itu Kristus sekalipun mati tapi Dia hidup. Yesus menghendaki orang percaya yakin akan rancangan kehidupan yang sudah Allah tetapkan. Kegagalan, pergumulan masa kini, tidak sangup merampas/membatalkan rancangan Allah ini. Sebab kita memiliki Allah yang hidup, yang menyelamatkan setiap orang percaya. Amin.

Doa: Tuhan, Bapa yang Mahakasih, anugerahkan kami semangat yang kokoh untuk membangun hidup. Jauhkan kami dari bayang-bayang kegagalan, sebab kami percaya, mautpun telah Engkau kalahkan. Supaya kami yang percaya beroleh hidup. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here