RHK Senin, 29 Juni 2015

0
2303

Pendidikan yang Menjadikan Bijaksana

Amsal 23:12

 

Mengarahkan perhatian pada didikan dan mendengarkan kata-kata yang mengandung pengetahuan merupakan ajakan bagi anak untuk tekun dan merasakan manfaat didikan. Didikan mengandung makna mengingatkan, mengoreksi, sekaligus menegur kekurangan dan kesalahan sehingga ia mengetahui kekurangan dan kesalahannya.

Orang tua yang bijaksana akan melakukan tugas mengkondisikan anak sebaik mungkin agar ia sungguh-sungguh memperhatikan, merenungkan, meresapi dan melaksanakan didikan orang tua. Didikan orang tua pertama-tama menyangkut ajaran Alkitab dan perilaku yang baik (tata krama, sopan santun) agar anak memperoleh pengertian, pengetahuan/ hikmat.

Mencermati perilaku anak-anak dewasa ini pada satu pihak banyak anak yang berprestasi membanggakan namun di pihak lain ada juga yang mengecewakan. Kita bersyukur bilamana dalam keluarga kita memiliki anak yang memberi sukacita dan ketenteraman dalam keluarga, gereja dan masyarakat. Akan tetapi sungguh mendukacitakan bilamana ada anak yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif, pergaulan bebas, melakukan tindak pidana kriminalitas (perkelahian, panah wayer), pencurian, tarkam (tawuran antar kampung) dll.

Pendidikan budi pekerti, akhlak yang didasarkan pada takut akan Tuhan menjadi prioritas dalam keluarga, demi menangkal perilaku anak yang menyimpang seperti tersebut di atas. Keluarga sebagai lembaga informal lebih banyak mengetahui kondisi fisik maupun psikis (jiwa, perasaan) anak. Hal yang utama dilakukan orang tua yakni menunjukkan keteladanan dalam kata dan tindakan. Orang tua menjadi pola anutan bagi si anak, ibarat “cermin yang menduplikasikan gambar yang indah untuk diikuti.” Sebalikya juga sebagai anak, firman Tuhan mengajarkan agar bersedia menerima dengan sungguh-sungguh didikan orang tua, sebab kelak didikan ini akan memberikan masa depan ibarat “karangan bunga yang indah di kepala dan sebagai kalung di leher” (Amsal 1:9). Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, mampukanlah kami untuk taat melakukan didikan-Mu, agar kami menjadi bijaksanan dan memiliki hikmat-Mu, sehingga keluarga kami akan merasakan kegembiran dan kesukacitaan. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here