Ketidakberdayaan Berhala
Yeremia 10:8-9
Ketidakberdayaan merupakan salah satu sifat yang di miliki oleh manusia, ketika diperhadapkan pada pergumulan yang berat (sakit, kemiskinan dan ketidakadilan). Banyak orang berupaya keluar dari pergumulan tersebut, dengan berbagai cara di tempuh. Ada yang mencari dukun, para-normal, dan orang pintar yang dianggap berkuasa dan bisa memberi jalan keluar.
Di samping itu, kemajuan IPTEK (Ilmu dan Teknologi) telah menghantar manusia menikmati kemudahan-kemudahan da-lam berbagai bidang. Positifnya, semua kejadian di dunia bisa kita ketahui pada saat yang sama, dunia seolah-olah semakin kecil. Negatifnya, manusia menjadikan IPTEK seba-gai berhala modern, contohnya lebih baik lupa membawa Alkitab daripada lupa membawa Hp.
Firman Tuhan hari ini memberi pernyataan bahwa berhala yang dianggap berkuasa oleh manusia adalah bodoh dan dungu serta sia-sia. Ia tidak dapat memberi petunjuk apapun apalagi menyembuhkan dan memberi jalan keluar. Ia tidak memiliki kuasa karena hanya buatan manusia yang terbuat dari kayu dan dihiasi dengan perak serta kain yang mahal agar terlihat berwibawa dan memiliki kuasa. Berhala dianggap sebagai kebodohan bagi orang-orang yang tidak bisa membedakan antara pencipta dan yang diciptakan.
Keluarga Kristen yang diberkati, belajar dari Firman ini, kita di ajak untuk mengutamakan dan mengandalkan Tuhan di tengah-tengah ketidakberdayaan dalam menghadapi berbagai pergumulan dan godaan hidup. Tak ada kuasa apapun di dunia ini yang dapat memberi jalan keluar dari pergumulan hidup. Hanya Tuhanlah Pencipta dan Penyelamat kita, Dia satu-satu-Nya sumber kekuatan yang memberi jalan keluar dari setiap pergumulan kita. Amin.
Doa: Ya Tuhan Engkaulah Pencipta dan Penyelamat kami, teguhkan iman kami ketika berada dalam pergumulan agar kami tidak tergoda mencari jalan keluar di tempat yang lain selain Engkau. Amin.