Sekretaris W/KI Sinode GMIM: Kelestarian dan Kebersihan Lingkungan Hidup Dimulai Dari Keluarga Sendiri

0
1606

Sekretaris W/KI Sinode GMIM: Kelestarian dan Kebersihan Lingkungan Hidup Dimulai Dari Keluarga Sendiri.

GMIM.or.id – GMIM membuktikan bahwa melestarikan lingkungan hidup bukan hanya sekedar sub tema GMIM atau slogan. Bukan sekedar  khotbah dalam ibadah, tapi mau membuktikan lewat tindakan konkrit lewat Sosialisasi Aksi/Kampanye Kelestarian Lingkungan Hidup. Demikian diungkapkan  Ketua Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM Pnt. Ir. Stefanus BAN Sabtu, (23/07/2016) pukul 11.00 Wita, saat menggelar sosialisasi yang bertempat di area perkebunan Desa Lobu Tombatu Barat.

Pnt. Stefa mengatakan, harus ada kebanggaan ketika boleh melakukan kegiatan nyata sebagai jawaban atas pemenuhan keterpanggilan gereja dalam menyatakan persekutuan, kesaksian dan pelayanan. “Suatu kebanggaan, sukacita bagi kita bahwa ada kegiatan nyata di hari ini (23/07), kita melakukan penanaman bibit pohon kayu, bertepatan dengan Hari Anak Nasional.  Ini tidak lepas juga untuk anak dan cucu kita. Mewariskan dan melakukan bagi mereka. Karena, merekalah yang nantinya menjadi penerus kita dalam pelayanan dan kepemimpinan gereja, jemaat, bangsa dan Negara,” ujar nya.

Selanjutnya, Sekretaris Komisi Pelayanan Wanita/Kaum ibu  Sinode GMIM Pnt. Ir. Miky JL Wenur, mengingatkan, memelihara lingkungan hidup, termasuk menjaga kebersihannya, harus dimulai dari keluarga sendiri. “Yang paling sederhana adalah bagaimana pengendalian sampah yang dimulai dari rumah kita sendiri. Dari rumah tangga atau keluarga kita sendiri. Ini sangat penting. Mulai dari bagaimana ibu-ibu Tuhan menyiapkan tempat sampah di rumah. Mengajarkan anak-anak kita untuk membuang sampah ditempatnya,”  ungkap istri Pnt. Ir. Stefanus BAN Liow ini.

Sementara itu, Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) Tombatu Barat Pdt. Yongke Salaindoong, MTh menyatakan terima kasih ketika Jemaat Sion Lobu dipercayakan oleh BPMS GMIM melalui Kategorial BIPRA Sinode sebagai pelaksana aksi kelestarian lingkungan hidup.

Ia berharap, beberapa tahun kedepan jemaat dan masyarakat di Desa Lobu boleh menikmati apa yang sudah diupayakan oleh BIPRA Sinode GMIM lewat penanaman bibit pohon kayu di area perkebunan Desa Lobu. “Ini juga menjadi satu motivasi bagi jemaat agar selalu memperhatikan lingkungan, karena ini juga menjadi sumber mata pencaharian bagi para petani, secara khusus mata air, yang menjadi kebutuhan penting dalam pertanian, “ katanya.

Dibagian lain, Ketua P/KB GMIM Jemaat Sion Lobu Pnt. Rein Pelealu menyatakan, bibit-bibit pohon tersebut menjadi tanggung jawab P/KB dan Jemaat Sion Lobu dalam perawatan dan pertumbuhannya. “Pada dasarnya, pemeliharaan dan pertumbuhan bibit-bibit pohon kayu ini menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya singkat.

Pnt. Rein Pelealu menambahkan, dirinya sudah berbicara dengan Ketua Komisi P/KB Sinode GMIM Pnt. Ir. Stefanus BAN Liow, untuk pengadaan bibit pohon buah, seperti mangga, pala dan kelapa untuk dibagikan kepada anggota P/KB di jemaat Sion Lobu yang berprofesi sebagai petani.

Tampak hadir dalam Sosialisasi Aksi/Kampanye Kelestarian Lingkungan Hidup tersebut, Hukum Tua Desa Lobu  dan Hukum Tua Desa Lobu Dua, para Pendeta yang melayani di Wilayah Tombatu Barat bersama sejumlah undangan lainnya, diantaranya Pnt. Robert Munaiseche, M.Eng.

(Penulis dan Foto: Frangki Noldy Lontaan. Editor: Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here