Ketaatan Mendatangkan Keberhasilan
Yohanes 21:4-6
Ketaatan sama artinya dengan kepatuhan, tidaklah mu-dah mempraktekkannya tetapi alangkah bahagianya orang tua jika mengalami bahwa anak-anaknya hidup dalam ketaatan. Alangkah bahagianya para atasan jika melihat semua staf mela-kukan tugas dengan taat pada setiap aturan. Alangkah baha-gianya para guru jika setiap murid taat pada setiap pearaturan di sekolah. Jika ketaatan menjadi gaya hidup setiap orang, pastilah hal yang baik dan berhasil guna akan menjadi kenyataan untuk diraih.
Para murid dalam kegalauan mereka ternyata memiliki nilai hidup taat pada yang mereka anggap sebagai pemimpin. Pertanyaan Yesus “Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?” Jawab mereka:”tidak ada”. Secara jujur mereka mengakui keadaan mereka yang dalam keadaan ketiadaan bahan makanan. Mereka telah berusaha mencari ikan tetapi mereka harus pulang tanpa hasil. Suara Yesus mereka kenal dengan baik, karena itu mereka tidak ragu mengatakan per-soalan mereka dan mentaati permintaan Yesus. “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh”. Ketaatan para murid mendatangkan hasil yang melimpah, mereka tak dapat menarik jala itu karena banyaknya ikan.Apa yang mereka peroleh benar-benar diluar dugaan. Coba kita bayangkan jika para murid tidak taat…. pasti mereka tidak memperoleh apa-apa. Ketika mereka taat diperoleh ikan yang sangat melimpah.
Ketaatan para murid, memberi pelajaran berarti bagi kita keluarga. Ketaatan/kedengar-dengaran mendatangkan keberha-silan. Ketaatan akan berdimensi menjaga kesetiaan dalam hidup berumah tangga, itu berarti setiap orang yang yang taat pasti akan berhasil sekalipun harus melalui berbagai ujian kehidupan. Amin.
Doa: Ya Tuhan, banyak godaan di sekitar kami yang mena-warkan gaya hidup yang melawan Tuhan, karena itu berilah kami hati yang taat pada setiap firman-Mu. Amin.