Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM Jalankan Fungsi Sosial Ekonomi Gereja

0
5041

GMIM.or.id – Dalam pemberdayaan ekonomi diperlukan lembaga yang dapat memberikan rangsangan kepada jemaat  sekaligus pendekatan yang dilakukan untuk mengatasi keterbelakangan ekonomi dalam kehidupan jemaat. Demikian ungkapan Sekretaris Komisi Pelayanan Wanita/Kaum Ibu Sinode GMIM Pnt. Ir. Miky Junita Linda Wenur, seraya menyebut, salah satu lembaga tersebut adalah Gereja.

Menurutnya, Gereja  tidak saja memiliki fungsi dalam bidang spiritual, tetapi juga berfungsi dalam bidang sosial termasuk ekonomi. Karena itu gereja perlu melakukan peran yang berkaitan dengan kehidupan sosial dengan tujuan membawa kesejahteraan bagi Jemaat.  Bertolak dari pemahaman ini, Komisi W/KI Sinode GMIM dalam beberapa tahun terakhir ini  lewat sejumlah program, telah melakukan upaya-upaya untuk mempertegas peran gereja dalam sosial  ekonomi tersebut. “Sudah ditindaklanjuti dengan memberi rekomendasi kredit Bank Sulut,” ujarnya ketika ditanya langkah apa saja yang telah dan sedang diupayakan W/KI Sinode GMIM dalam rangka pemberdayaan ekonomi jemaat. “ Untuk tahun 2016, kegiatan ini berlanjut. Kami sudah menjadwalkan pada bulan April nanti ada Pelatihan Kewirausahaan,” terang istri tercinta Ketua Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM ini.  Dikatakannya, memang untuk Program Kewirausahaan/Pemberdayaan Ekonomi Jemaat, W/KI Sinode mengawali dengan Pelatihan Management Usaha. Selanjutnya, akan ada pelatihan misalnya usaha catering atau jahit-menjahit.

Terkait peran GMIM dalam kehidupan sosial ekonomi warga jemaatnya, Pnt. Ir. Miky Junita Linda Wenur berpendapat, peran yang dilakukan Gereja seharusnya selalu berkelanjutan, serta melibatkan pihak luar sebagai partner Gereja dalam menjalankan peran sosialnya, sebagaimana yang sudah dilakukan W/KI Sinode GMIM dengan Bank Sulut dan Bank Indonesia. “Dari rangkaian pelatihan dan pembekalan ini, yang paling terakhir adalah Pelatihan Management dari Bank Indonesia, kemudian direkomendasikan untuk pendampingan Bank,” ujar Nita, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, GMIM memiliki sumber daya alam melimpah, namun kehidupan ekonomi jemaat  boleh dikata belum berkembang dengan baik. Karena itu, peran Gereja sebagai salah satu lembaga yang ada di tengah-tengah masyarakat sangat penting. Melalui W/KI Sinode GMIM, Gereja telah menunjukkan perannya. Sekalipun peran tersebut belum mampu menjawab masalah warga jemaat, setidaknya ada langkah-langkah menuju ke arah yang lebih baik.

(Penulis: Frangki Noldy Lontaan. Editor: Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here