Wilayah Tomohon Dua Gelar Lomba Taman Paskah

0
7912

GMIM.or.id – Lomba Taman Paskah antar Jemaat di Wilayah Tomohon Dua sukses dilaksanakan pada Minggu (20/03). Perdana digelar untuk aras Wilayah, seluruh jemaat antusias mempersiapkan Taman Paskah dengan sebaik mungkin. Salah satunya adalah Jemaat Sion Tomohon.

Pdt. Emiritus Maria Politton-Assa,M.Min mengatakan, Taman Paskah Jemaat Sion Tomohon didesign sesuai Tema yang sudah ditentukan panitia pelaksana yakni Kebangkitan Yesus Mengubah Manusia, dengan berbagai kreasi hasil karya Kategorial BIPRA dan Kelompok Fungsional Lansia. “Taman Paskah ini akan kami jadikan lokasi Ibadah Paskah Jemaat pada minggu (28/03) nanti,” ungkapnya.

Dengan tema sentral tersebut (Kebangkitan Yesus Mengubah Dunia), Taman Paskah Jemaat Sion Tomohon juga menampilkan ikon Kota Tomohon sebagai kota religius. “Hasil karya Pria/Kaum Bapa Jemaat Sion Tomohon ini menggambarkan kebersamaan warga Kota Tomohon dengan masyarakatnya yang menganut agama yang berbeda, tetapi tetap menjaga kerukunan,” terang Pdt. Emiritus Maria Politton-Assa,M.Min seraya menunjukkan miniatur Gereja Sion, Mesjid dan rumah ibadah agama Buddha (Vihara). Selain itu, visualisasi Taman Paskah Jemaat Sion Tomohon juga menampilkan alur Kisah Paskah mulai dari Perjamuan Terakhir hingga kebangkitan Tuhan Yesus.

Hal yang sama tergambar dari Taman Paskah jemaat lainnya dan dipadukan dengan keunggulan masing-masing jemaat seperti yang nampak di Siloam Taratara  yang menampilkan tanaman holtikultura, ternak ikan air tawar. Begitu pun dengan GMIM Eben Haezer Woloan yang menampilkan miniatur rumah panggung.

Koordinator Tim Kerja Lomba Taman Paskah antar Jemaat se-Wilayah Tomohon Dua Pdt. Karly Williams Karundeng, M.Th mengatakan, penilaian Lomba Taman Paskah dilakukan dalam dua tahap. “Pada Minggu (28/03) Maret akan dilaksanakan penilaian tahap kedua, dengan kategori penilaian visualisasi Taman Paskah di malam hari. “Untuk penilaian tahap satu (siang hari),  sudah dilaksanakan pada Minggu (20/03) pukul 14.00 s/d 17.00 wita,” ujar Karundeng.

(Penulis dan Foto: Frangki Noldy Lontaan. Editor: Pdt. Janny Ch. Rende, M.Th)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here